ayo login

Analisis Saham AI Nomor 1 Indonesia. Keputusan Anda, Data Kami.

Orang sombong harus kaya

Harga Saat Ini: Rp 8825
Target 1 Minggu: Rp 8950
Target 1 Bulan: Rp 9100
Target 1 Tahun: Rp 9200
Sentimen Investing: Mixed to Bearish
Sentimen Stockbit: Mixed

Apakah Anda ingin diberi notifikasi jika kami memiliki analisis baru, berita, atau rumor tentang saham ini? Klik di sini:

PT Indoritel Makmur Internasional Tbk. (DNET.JK) Analisis Saham

Diperbarui: tuesday 23 december 2025

Tip: mulai ketik nama perusahaan untuk melihat saran. Tekan Enter atau klik Buka untuk membuka halaman analisisnya.

Grafik Saham

Stock chart

Grafik Indeks

Index chart

Grafik Relatif

Relative chart

Ringkasan

PT Indoritel Makmur Internasional Tbk. (DNET.JK) adalah perusahaan induk investasi yang berfokus pada industri konsumen dan ritel di Indonesia. Bisnisnya meliputi investasi di PT Mega Akses Persada (FiberStar) untuk infrastruktur jaringan serat optik, serta memiliki asosiasi di PT Indomarco Prismatama (Indomaret) untuk ritel, PT Fastfood Indonesia Tbk (FAST) untuk restoran cepat saji (KFC, Taco Bell), dan PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI) untuk industri roti (Sari Roti). Perusahaan ini sangat efisien dalam menghasilkan keuntungan per karyawan, dengan IDR 4,6 miliar laba per karyawan. Secara finansial, DNET.JK menunjukkan rasio Price/Earnings (P/E) yang sangat tinggi sebesar 118,08x, jauh di atas rata-rata IDX (10,68x) dan sektor perusahaan holding & investasi (19,72x), menunjukkan potensi valuasi yang terlalu tinggi. Rasio Price/Book (P/B) sebesar 8,59x dan Price/Sales (P/S) sebesar 79,54x juga di atas rata-rata sektornya, mengindikasikan premi valuasi yang signifikan. Utang terhadap Ekuitas (Debt/Equity) adalah 43,05%, dengan Return on Equity (ROE) 8,18% dan marjin laba bersih 73,24%. Namun, kinerja keuangan DNET.JK menunjukkan beberapa tantangan. Pada Q1 2024, perusahaan mengalami peningkatan beban penjualan dan beban umum & administrasi yang signifikan, menyebabkan penurunan laba usaha. Selain itu, pendapatan dari anak perusahaan mengalami penurunan drastis sebesar 52,6% pada tahun 2023. Analisis fundamental dari tahun 2019-2023 menunjukkan penurunan nilai likuiditas, rasio solvabilitas, dan rasio aktivitas, sementara rasio profitabilitas cenderung konstan.

Sentimen Stockbit

Mixed

Skor: 50

Tidak ada analisis sentimen spesifik yang tersedia di Stockbit dari hasil pencarian. Namun, secara umum forum Stockbit seringkali mencerminkan beragam pandangan investor, dari bullish hingga bearish, berdasarkan berita terkini dan analisis pribadi. Mengingat kinerja harga saham yang cenderung datar dan valuasi yang tinggi, sentimen di Stockbit kemungkinan besar 'Mixed' dengan diskusi yang terbagi antara potensi bisnis yang didukung oleh anak perusahaan yang kuat melawan kekhawatiran valuasi dan kinerja historis.

Sentimen Investing.com

Mixed to Bearish

Skor: 35

Sentimen anggota di Investing.com menunjukkan campuran 'Bearish' dan 'Bullish'. Namun, analisis teknikal yang disajikan cenderung 'Strong Sell', mengindikasikan pandangan teknis yang negatif. Tidak ada influencer kunci atau hashtag yang menjadi tren yang secara eksplisit disebutkan dalam hasil pencarian, namun diskusi kemungkinan berputar di sekitar performa harga, valuasi, dan potensi bisnis dari investasi DNET.

Kinerja Tahun Lalu

Status: Underperformed

Selama 365 hari terakhir, saham DNET.JK mengalami penurunan sekitar -2,48% (dari 9050 menjadi 8825). Sementara itu, indeks acuan mengalami kenaikan signifikan sebesar 21,83% (dari 7096.44 menjadi 8645.84). Ini menunjukkan bahwa DNET.JK secara substansial berkinerja buruk dibandingkan dengan indeks pasar. Kinerja yang buruk ini dapat dikaitkan dengan beberapa faktor. Laporan keuangan menunjukkan adanya peningkatan beban penjualan serta beban umum dan administrasi yang drastis pada kuartal I 2024, yang berdampak negatif pada laba usaha. Selain itu, terjadi penurunan drastis sebesar 52,6% pada pendapatan anak perusahaan lainnya pada tahun 2023. Meskipun DNET.JK adalah perusahaan holding dengan investasi pada merek-merek ritel dan makanan terkenal (Indomaret, KFC, Sari Roti) serta bisnis infrastruktur fiber optik (FiberStar), tantangan operasional dan biaya yang meningkat pada anak perusahaan tersebut, serta valuasi yang sudah sangat tinggi, kemungkinan telah menekan harga sahamnya.

Outlook

1 Minggu

Target: 8950

Vs Indeks: In-line

Dalam satu minggu ke depan, DNET.JK kemungkinan akan bergerak sejalan dengan indeks. Tidak ada katalis jangka pendek yang signifikan atau berita negatif yang diperkirakan akan menyebabkan pergerakan harga yang drastis. Perdagangan kemungkinan akan dipengaruhi oleh sentimen pasar yang lebih luas dan volume perdagangan harian yang relatif rendah.

1 Bulan

Target: 9100

Vs Indeks: In-line

Dalam satu bulan, harga target diperkirakan sekitar 9100 IDR, sedikit lebih tinggi dari harga saat ini. Proyeksi ini didasarkan pada perkiraan jangka pendek dari beberapa sumber (seperti Wallet Investor yang memprediksi target 14 hari di 9098.200 IDR). DNET mungkin akan bergerak sejalan atau sedikit mengungguli indeks jika ada optimisme terkait kinerja anak perusahaannya yang akan datang atau stabilnya kondisi pasar.

1 Tahun

Target: 9200

Vs Indeks: Underperform

Untuk prospek satu tahun, target harga ditetapkan konservatif di 9200 IDR. Meskipun DNET memiliki investasi di sektor-sektor yang kuat seperti ritel dan makanan, valuasi saham yang sangat tinggi (P/E, P/B, P/S jauh di atas rata-rata sektor) dapat membatasi potensi kenaikannya. Tantangan dalam meningkatkan laba bersih dari anak perusahaan dan tekanan biaya yang disebutkan dalam laporan keuangan juga dapat menjadi hambatan. Oleh karena itu, DNET diperkirakan akan berkinerja di bawah indeks, kecuali ada perbaikan fundamental yang substansial dan kejutan positif yang signifikan dalam pendapatan atau efisiensi operasional dari entitas investasinya.

Berita Terbaru

Laba DNET Tembus Rp540 Miliar di Semester I 2025 (2025-08-06)

PT Indoritel Makmur Internasional Tbk (DNET) melaporkan peningkatan kinerja keuangan yang signifikan pada paruh pertama tahun 2025, dengan laba mencapai Rp540,65 miliar, tumbuh 21,52% secara tahunan. Ini menunjukkan pertumbuhan profitabilitas yang kuat.

Rilis Laporan Keuangan Kuartal III 2025: EPS Rp21.01 (2025-11-05)

PT Indoritel Makmur Internasional Tbk merilis pendapatan kuartal ketiga tahun 2025, dengan Laba per Saham (EPS) sebesar Rp21.01, sedikit menurun dibandingkan Rp21.16 pada kuartal ketiga tahun 2024.

PT Indoritel Makmur Internasional Tbk. Mengumumkan Dividen Tahunan (2025-07-02)

Perusahaan mengumumkan dividen tahunan yang akan dibayarkan pada 30 Juli 2025.

Ikhtisar

Sekilas

Harga Saat Ini Rp. 8825
Sentimen Investing.com Mixed to Bearish 35 %
Sentimen Stockbit Mixed 50 %

Buffett Indicator

3.0/10

Warren Buffett cenderung berinvestasi pada perusahaan dengan model bisnis yang mudah dipahami, memiliki keunggulan kompetitif (moat) yang kuat, pendapatan yang konsisten dan dapat diprediksi, serta valuasi yang wajar. DNET.JK memiliki investasi di perusahaan-perusahaan dengan merek yang dikenal luas seperti Indomaret dan KFC, yang bisa dianggap memiliki 'moat' dalam bisnis masing-masing. Namun, sebagai perusahaan holding, model bisnisnya bisa menjadi lebih kompleks. Alasan utama mengapa Warren Buffett kemungkinan besar tidak akan merekomendasikan pembelian saham DNET adalah karena valuasi yang sangat tinggi. Rasio P/E DNET 118,08x, P/B 8,59x, dan P/S 79,54x jauh melampaui rata-rata pasar dan sektornya. Buffett adalah investor nilai yang mencari perusahaan bagus dengan harga yang wajar atau murah. Valuasi DNET saat ini mengindikasikan bahwa saham tersebut sudah sangat mahal. Selain itu, meskipun efisien dalam menghasilkan laba per karyawan, beberapa metrik keuangan (likuiditas, solvabilitas, aktivitas) menunjukkan tren menurun dari 2019-2023, dan ada kekhawatiran terkait beban operasional dan penurunan pendapatan dari anak perusahaan. Buffett akan mencari konsistensi dan pertumbuhan yang kuat tanpa harga premium yang ekstrem.

Prospek Jangka Pendek

Target 1 Minggu
Rp. 8950
Kinerja vs Indeks
In-line
Target 1 Bulan
Rp. 9100
Kinerja vs Indeks
In-line

Prospek 1 Tahun

Target
Rp. 9200
Kinerja vs Indeks
Underperform

Untuk prospek satu tahun, target harga ditetapkan konservatif di 9200 IDR. Meskipun DNET memiliki investasi di sektor-sektor yang kuat seperti ritel dan makanan, valuasi saham yang sangat tinggi (P/E, P/B, P/S jauh di atas rata-rata sektor) dapat membatasi potensi kenaikannya. Tantangan dalam meningkatkan laba bersih dari anak perusahaan dan tekanan biaya yang disebutkan dalam laporan keuangan juga dapat menjadi hambatan. Oleh karena itu, DNET diperkirakan akan berkinerja di bawah indeks, kecuali ada perbaikan fundamental yang substansial dan kejutan positif yang signifikan dalam pendapatan atau efisiensi operasional dari entitas investasinya.

Gabung Newsletter kami — update rutin, ringkas, langsung ke email.

Login cepat dengan Google, bisa berhenti kapan saja.

Newsletter

Ada pertanyaan tentang data ini, apakah cocok untuk portofolio Anda atau apa risiko/peluang yang ada? Tanyakan kepada robot kami.

Informasi di situs web ini hanya untuk tujuan informasi. Ini bukan nasihat keuangan. Kami sangat menyarankan Anda membaca penafian lengkap kami sebelum menggunakan informasi apa pun di situs ini. Penggunaan Anda atas situs ini menandakan persetujuan Anda terhadap ketentuan tersebut.