Apakah Anda ingin diberi notifikasi jika kami memiliki analisis baru, berita, atau rumor tentang saham ini? Klik di sini:
PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL.JK) Analisis Saham
Diperbarui: tuesday 20 january 2026
Tip: mulai ketik nama perusahaan untuk melihat saran. Tekan Enter atau klik Buka untuk membuka halaman analisisnya.
Grafik Saham

Grafik Indeks

Grafik Relatif

Ringkasan
Sentimen Stockbit
Skor: 75
Sentimen Investing.com
Skor: 55
Kinerja Tahun Lalu
Status: Outperformed
Outlook
1 Minggu
Target: 4150
Vs Indeks: Outperform
1 Bulan
Target: 4000
Vs Indeks: In-line
1 Tahun
Target: 4200
Vs Indeks: Outperform
Berita Terbaru
Kinerja PT XLSmart Telecom Sejahtera (EXCL) pada tahun 2026 diproyeksikan masih menghadapi tantangan pasca-merger dengan Smartfren, meskipun ruang perbaikan mulai terlihat. Perusahaan mengalami penurunan 15 juta pelanggan seluler, namun diharapkan pulih bertahap dengan peningkatan kualitas jaringan dan fokus pada ARPU yang lebih baik. Sinergi biaya pasca-merger menjadi katalis kunci, namun risiko tekanan tarif, ARPU lemah, dan biaya integrasi masih perlu diwaspadai. EXCL mencatat pendapatan Rp 30,54 triliun pada Kuartal III 2025, naik 20,44% YoY, tetapi membukukan rugi bersih Rp 2,6 triliun. Analis merekomendasikan 'hold' dengan target harga Rp 4.300.
Prospek saham EXCL setelah merger dengan Smartfren menimbulkan pandangan beragam. Meskipun ada risiko penurunan pangsa pasar dan persaingan ketat, efisiensi operasional dan sinergi merger diharapkan menjadi pendorong pemulihan kinerja pada tahun 2026. EXCL membukukan pendapatan Rp 30,54 triliun pada Q3 2025, tetapi rugi bersih mencapai Rp 2,58 triliun karena beban integrasi. Analis memberikan rekomendasi bervariasi dari 'underweight' dengan target Rp 1.600 hingga 'trading buy' dengan target Rp 4.220.
XL Axiata (sebelum menjadi XLSmart) berhasil mencatatkan kinerja solid pada tahun 2024 dengan peningkatan pendapatan sebesar 6% dan laba bersih melonjak 45%. Ini menunjukkan pertumbuhan positif perusahaan sebelum sepenuhnya beralih ke entitas XLSmart pasca-merger.
PT XL Axiata Tbk, PT Smartfren Telecom Tbk, dan PT Smart Telecom telah mendapatkan persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk melakukan penggabungan usaha atau merger. Setelah restu OJK, perusahaan akan mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) untuk persetujuan pemegang saham, perubahan nama menjadi PT XLSmart Telecom Sejahtera Tbk, dan pengesahan akta merger. Merger ini diharapkan mengoptimalkan pemanfaatan menara telekomunikasi, meningkatkan efisiensi operasional, serta memperluas jangkauan dan basis pelanggan.
Rumor
Chief Corporate Affairs XL Axiata Marwan O Baasir mengundurkan diri, menyusul Presiden Direktur Dian Siswarini dan beberapa direktur lainnya, di tengah proses merger dengan Smartfren. Meskipun alasan pribadi disebut, waktu pengunduran diri menimbulkan spekulasi dan menjadi bahan pembicaraan di kalangan investor dan media.
Ikhtisar
Sekilas
Buffett Indicator
4.0/10Warren Buffett cenderung berinvestasi pada perusahaan dengan 'moat' yang kuat, pendapatan yang dapat diprediksi, model bisnis yang mudah dipahami, dan valuasi yang menarik. Untuk EXCL.JK, meskipun bisnis telekomunikasi adalah layanan esensial yang mudah dipahami, sektor ini sangat padat modal dan kompetitif. Merger dengan Smartfren berpotensi memperkuat 'moat' perusahaan melalui peningkatan skala dan sinergi, namun saat ini perusahaan sedang mengalami kerugian bersih akibat biaya integrasi dan penurunan pelanggan sementara. Buffett mungkin akan skeptis terhadap penurunan profitabilitas jangka pendek ini. Meskipun ada prospek perbaikan bertahap di masa depan, ia mungkin akan menunggu hingga perusahaan menunjukkan konsistensi laba yang kuat dan margin keamanan yang lebih jelas. Valuasi saat ini, yang lebih tinggi dari sebagian besar target harga rata-rata analis, juga bisa menjadi perhatian bagi Buffett yang mencari aset undervalued. Oleh karena itu, kemungkinan Buffett merekomendasikan pembelian saham ini pada saat ini dinilai relatif rendah.
Prospek Jangka Pendek
Prospek 1 Tahun
Untuk satu tahun ke depan, EXCL.JK diproyeksikan akan mengungguli indeks. Realisasi sinergi dari merger dengan Smartfren, yang meliputi efisiensi biaya dan optimalisasi jaringan, diharapkan mulai memberikan dampak positif yang signifikan pada profitabilitas dan pangsa pasar. Meskipun ada kerugian jangka pendek pasca-merger dan penurunan pelanggan, prospek pemulihan bertahap basis pelanggan dan peningkatan ARPU, didukung oleh investasi pada kualitas jaringan dan layanan digital, akan mendorong pertumbuhan. Konsensus analis saat ini juga memiliki rekomendasi 'Buy' secara keseluruhan, mengindikasikan kepercayaan terhadap potensi jangka panjang perusahaan, meskipun target harga rata-rata masih berada di bawah harga saat ini.
Gabung Newsletter kami — update rutin, ringkas, langsung ke email.
Login cepat dengan Google, bisa berhenti kapan saja.
Ada pertanyaan tentang data ini, apakah cocok untuk portofolio Anda atau apa risiko/peluang yang ada? Tanyakan kepada robot kami.
Informasi di situs web ini hanya untuk tujuan informasi. Ini bukan nasihat keuangan. Kami sangat menyarankan Anda membaca penafian lengkap kami sebelum menggunakan informasi apa pun di situs ini. Penggunaan Anda atas situs ini menandakan persetujuan Anda terhadap ketentuan tersebut.