Apakah Anda ingin diberi notifikasi jika kami memiliki analisis baru, berita, atau rumor tentang saham ini? Klik di sini:
PT.MD Entertainment Tbk (FILM.JK) Analisis Saham
Diperbarui: tuesday 25 november 2025
Tip: mulai ketik nama perusahaan untuk melihat saran. Tekan Enter atau klik Buka untuk membuka halaman analisisnya.
Grafik Saham

Grafik Indeks

Grafik Relatif

Ringkasan
Sentimen Stockbit
Skor: 75
Sentimen Investing.com
Skor: 70
Kinerja Tahun Lalu
Status: Outperformed
Outlook
1 Minggu
Target: 7450
Vs Indeks: Outperform
1 Bulan
Target: 7800
Vs Indeks: Outperform
1 Tahun
Target: 8200
Vs Indeks: Outperform
Berita Terbaru
PT MD Entertainment Tbk (FILM) berhasil meraih penghargaan Bisnis Indonesia Awards (BIA) 2025 dalam kategori Media & Hiburan. Penghargaan ini mengapresiasi kemampuan perusahaan dalam beradaptasi di tengah ketidakpastian. CEO MD Entertainment, Manoj Punjabi, menekankan komitmen untuk terus berinovasi dan membawa industri hiburan Indonesia ke tingkat selanjutnya. Perusahaan juga mencatat laba bersih Rp 35,5 miliar pada tahun 2024 dan telah mengakuisisi NET., yang kini berganti nama menjadi MDTV.
PT MD Entertainment Tbk (FILM) mendapatkan sentimen positif dari aksi Penambahan Modal Dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau rights issue. FILM berencana menerbitkan maksimal 989,77 juta saham baru dengan harga pelaksanaan Rp 800 per saham, berpotensi meraup dana segar hingga Rp 791,82 miliar. Investor asal Korea Selatan, SBS Co., Ltd., akan menggelontorkan Rp 335,84 miliar untuk menjadi investor strategis. Meskipun pendapatan FILM tumbuh 125,84% secara tahunan di Kuartal I-2025, perusahaan membukukan rugi bersih sebesar Rp 9,05 miliar karena kenaikan beban.
Melalui rights issue senilai Rp 791,8 miliar, SBS Co., Ltd., stasiun televisi dari Korea Selatan, akan menjadi investor strategis PT MD Entertainment Tbk (FILM). SBS akan membeli 413,8 juta saham baru senilai Rp 331 miliar, yang akan memberikannya kepemilikan 3,8% saham FILM setelah rights issue. Aksi korporasi ini diperkirakan akan memperkuat finansial dan membuka potensi kolaborasi lintas negara bagi MD Entertainment.
PT MD Entertainment Tbk (FILM) mencatat laba bersih Rp 102,9 miliar pada sembilan bulan pertama 2024, naik 20,8% YoY, didorong oleh kesuksesan film blockbuster 'Ipar Adalah Maut' dan 'Badarawuhi Di Desa Penari'. Perusahaan optimis dengan hasil akhir tahun positif dari film-film mendatang dan memiliki arus kas operasional yang kuat serta neraca yang sehat dengan posisi kas bersih Rp 372,8 miliar pada akhir September 2024.
PT MD Entertainment Tbk (FILM) secara resmi mendirikan anak usaha baru bernama PT MD Produksi Indonesia (MDPI) pada 10 Desember 2024. Pendirian MDPI diharapkan memberikan dampak positif bagi kelangsungan usaha perusahaan. FILM juga telah mengakuisisi 80,05% saham NET TV, yang kini berganti nama menjadi PT MDTV Media Technologies Tbk, dengan tujuan meningkatkan penjualan dan pengembangan bisnis.
Rumor
Bursa Efek Indonesia (BEI) telah mengirimkan surat kepada PT MD Entertainment Tbk (FILM) terkait volatilitas transaksi efek perusahaan. FILM menyatakan tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang belum diungkapkan kepada publik yang dapat memengaruhi harga saham atau keputusan investasi. Hal ini menimbulkan spekulasi di pasar mengenai penyebab kenaikan atau penurunan harga yang tidak biasa.
Ikhtisar
Sekilas
Buffett Indicator
2.0/10Warren Buffett cenderung berinvestasi pada perusahaan yang memiliki model bisnis yang stabil dan dapat diprediksi, keunggulan kompetitif yang kuat (moat), manajemen yang andal, dan valuasi yang menarik. Dalam kasus FILM.JK, ada beberapa hal yang mungkin tidak sesuai dengan kriteria Buffett. Industri hiburan, khususnya produksi film, memiliki sifat yang sangat 'hit-driven' dan inheren volatil. Kesuksesan finansial sangat bergantung pada popularitas dan penerimaan publik terhadap setiap proyek, yang sulit diprediksi secara konsisten. Meskipun FILM adalah pemain besar di Indonesia dan telah melakukan diversifikasi ke TV, volatilitas ini mungkin kurang menarik bagi Buffett. Valuasi saat ini juga menjadi perhatian. Dengan P/E ratio yang negatif (karena kerugian di Q1 2025) atau sangat tinggi seperti yang ditunjukkan beberapa sumber, saham FILM mungkin dianggap mahal atau berisiko tinggi bagi investor nilai. Buffett biasanya mencari perusahaan yang diperdagangkan di bawah nilai intrinsiknya. Meskipun perusahaan menunjukkan pertumbuhan agresif, ekspansi, dan menarik investasi asing, yang menunjukkan manajemen yang proaktif, Buffett lebih menyukai pertumbuhan yang stabil dan dapat diprediksi daripada pertumbuhan eksplosif di industri yang bergejolak. Oleh karena itu, kemungkinan Warren Buffett menyarankan untuk membeli saham ini sangat rendah.
Prospek Jangka Pendek
Prospek 1 Tahun
Dalam jangka waktu satu tahun, strategi jangka panjang MD Entertainment untuk memperluas ekosistem media dan hiburan melalui MDTV, pengembangan konten yang berkelanjutan, dan potensi kolaborasi internasional dengan SBS diperkirakan akan memberikan nilai tambah yang signifikan. Meskipun valuasi saat ini sudah tinggi, pertumbuhan agresif dan posisi dominan di pasar hiburan Indonesia dapat menjustifikasi target harga yang lebih tinggi, mengungguli kinerja pasar secara keseluruhan.
Gabung Newsletter kami — update rutin, ringkas, langsung ke email.
Login cepat dengan Google, bisa berhenti kapan saja.
Ada pertanyaan tentang data ini, apakah cocok untuk portofolio Anda atau apa risiko/peluang yang ada? Tanyakan kepada robot kami.
Informasi di situs web ini hanya untuk tujuan informasi. Ini bukan nasihat keuangan. Kami sangat menyarankan Anda membaca penafian lengkap kami sebelum menggunakan informasi apa pun di situs ini. Penggunaan Anda atas situs ini menandakan persetujuan Anda terhadap ketentuan tersebut.