ayo login

Analisis Saham AI Nomor 1 Indonesia. Keputusan Anda, Data Kami.

Orang sombong harus kaya

Harga Saat Ini: Rp 1400
Target 1 Minggu: Rp 1420
Target 1 Bulan: Rp 1450
Target 1 Tahun: Rp 1691
Sentimen Investing: Bullish
Sentimen Stockbit: Mixed

Apakah Anda ingin diberi notifikasi jika kami memiliki analisis baru, berita, atau rumor tentang saham ini? Klik di sini:

PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL.JK) Analisis Saham

Diperbarui: tuesday 23 december 2025

Tip: mulai ketik nama perusahaan untuk melihat saran. Tekan Enter atau klik Buka untuk membuka halaman analisisnya.

Grafik Saham

Stock chart

Grafik Indeks

Index chart

Grafik Relatif

Relative chart

Ringkasan

PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL.JK) adalah grup rumah sakit swasta terbesar kedua di Indonesia, yang menyediakan layanan medis multi-spesialisasi termasuk kesehatan ibu dan anak, prosedur operasi kompleks, laboratorium, radiologi, dan perawatan kesuburan. Perusahaan memiliki sejarah mencetak laba positif selama lima tahun berturut-turut hingga 2024, menunjukkan fundamental yang solid. Namun, laba bersih HEAL mengalami penurunan signifikan sebesar 23,95% YoY pada Kuartal III 2025 menjadi Rp 356,01 miliar, meskipun pendapatan meningkat 5,20% YoY menjadi Rp 5,28 triliun. Penurunan laba ini disebabkan oleh tekanan margin akibat pembukaan rumah sakit baru yang belum mencapai utilisasi optimal, kenaikan biaya tenaga medis dan obat, serta pembengkakan beban operasional dan keuangan. Meskipun demikian, HEAL memiliki rencana ekspansi agresif dengan menargetkan 65-70 rumah sakit pada 2030 dan menganggarkan capex Rp1,5 triliun pada 2025. Kepemilikan saham oleh Astra International (ASII) dan pembelian saham oleh direksi dan komisaris juga menunjukkan kepercayaan terhadap prospek jangka panjang perusahaan. Rasio P/E saat ini sekitar 45.14-52.22 dan PBV 4.05-5.43, menunjukkan valuasi yang agak tinggi.

Sentimen Stockbit

Mixed

Skor: 50

Informasi spesifik mengenai sentimen dan diskusi di Stockbit untuk HEAL.JK tidak tersedia secara langsung dari hasil pencarian. Namun, mengingat berita terbaru tentang penurunan laba di tengah ekspansi, kemungkinan besar terdapat diskusi yang bervariasi antara investor yang optimis terhadap prospek jangka panjang dan investor yang khawatir terhadap tekanan profitabilitas jangka pendek.

Sentimen Investing.com

Bullish

Skor: 88

Sentimen analis di Investing.com untuk HEAL.JK adalah 'Strong Buy' berdasarkan 12 analis, dengan 10 merekomendasikan beli dan 2 merekomendasikan tahan. Meskipun ada beberapa pandangan 'Bearish' dan 'Bullish' di antara anggota forum, konsensus analis sangat positif. Diskusi kemungkinan berpusat pada potensi pertumbuhan jangka panjang dari ekspansi rumah sakit baru dan peningkatan efisiensi, meskipun diimbangi dengan kekhawatiran jangka pendek mengenai tekanan margin.

Kinerja Tahun Lalu

Status: Underperformed

Selama 365 hari terakhir, harga saham HEAL.JK mengalami penurunan sekitar 6.97% (dari Rp1505 menjadi Rp1400), sementara Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami kenaikan signifikan sekitar 21.83% (dari 7096.44 menjadi 8645.84). Ini menunjukkan bahwa HEAL.JK jauh di bawah kinerja indeks. Penurunan kinerja ini sebagian besar disebabkan oleh tekanan profitabilitas yang dihadapi perusahaan, terutama terlihat dari penurunan laba bersih sebesar 23,95% YoY pada Kuartal III 2025. Tekanan ini berasal dari biaya ekspansi rumah sakit baru yang tinggi, yang belum mencapai utilisasi optimal, serta peningkatan biaya operasional dan tenaga medis. Meskipun HEAL aktif melakukan ekspansi dan mendapatkan investasi strategis dari Astra International, sentimen negatif terhadap margin laba jangka pendek dan kinerja di bawah ekspektasi pasar (pertumbuhan pendapatan 3% vs 7% ekspektasi pasar) telah menekan harga saham. Di sisi lain, pasar modal Indonesia secara keseluruhan menunjukkan optimisme untuk tahun 2025 dengan proyeksi pertumbuhan ekonomi 5% dan harapan pemulihan IHSG setelah tertekan pada tahun 2024. Lingkungan makro yang positif ini tidak cukup untuk mengimbangi tantangan spesifik yang dihadapi HEAL terkait efisiensi operasional dan utilisasi aset baru.

Outlook

1 Minggu

Target: 1420

Vs Indeks: In-line

Untuk satu minggu ke depan, harga saham HEAL.JK diperkirakan akan bergerak relatif sejalan dengan indeks. Meskipun indikator teknikal dari Investing.com menunjukkan 'Strong Sell' pada 20 Desember 2025, pembelian saham oleh Komisaris Utama pada 16 dan 18 Desember 2025 dengan harga Rp1.380-Rp1.390 per saham dapat memberikan sentimen positif jangka pendek dan potensi rebound tipis dari level terendah baru-baru ini. Sentimen positif menjelang libur Natal dan Tahun Baru 2025 juga dapat memberikan dorongan minor pada IHSG.

1 Bulan

Target: 1450

Vs Indeks: Underperform

Dalam satu bulan ke depan, HEAL.JK kemungkinan akan sedikit di bawah kinerja indeks. Meskipun terdapat optimisme umum terhadap pasar saham Indonesia di awal 2025, tekanan dari laporan laba bersih Kuartal III 2025 yang menurun dan beban ekspansi yang masih tinggi akan terus menjadi perhatian investor. Pemulihan margin diperkirakan baru akan terjadi pada 2026-2027, membuat profitabilitas 2025 sebagai titik terendah. Meskipun manajemen menargetkan pendapatan tumbuh 12-15% pada 2025, hal ini perlu diimbangi dengan efisiensi. Pembelian saham oleh manajemen dapat memberikan dukungan, tetapi belum cukup untuk mengatasi sentimen negatif terkait profitabilitas jangka pendek.

1 Tahun

Target: 1691

Vs Indeks: Outperform

Untuk satu tahun ke depan, HEAL.JK memiliki potensi untuk mengungguli indeks. Konsensus analis memberikan target harga rata-rata sekitar Rp1691 untuk 12 bulan ke depan, menunjukkan potensi kenaikan signifikan dari harga saat ini. Prospek jangka panjang didukung oleh strategi ekspansi agresif perusahaan yang menargetkan 65-70 rumah sakit pada 2030. Pembukaan rumah sakit baru di Bali dan Salatiga pada akhir 2025 atau awal 2026, meskipun menyebabkan tekanan margin sementara, diharapkan dapat mendorong pertumbuhan pendapatan dan meningkatkan utilisasi dalam jangka menengah. Potensi penyesuaian tarif JKN dan peningkatan bauran pasien swasta juga dapat berkontribusi pada perbaikan margin di masa mendatang. Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang stabil di sekitar 5% pada 2024-2025 juga akan mendukung sektor kesehatan.

Berita Terbaru

Komut HEAL Serok Lagi 2,816 Juta Saham Perusahaan di Harga Pasar 22/12/2025

Komisaris Utama PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL), Hasmoro, menambah kepemilikan sahamnya sebanyak 2,816 juta lembar senilai sekitar Rp3,90 miliar pada tanggal 16 dan 18 Desember 2025. Transaksi ini bertujuan untuk investasi, yang menunjukkan kepercayaan manajemen terhadap prospek perusahaan.

Dirut Serok Saham HEAL Senilai Rp29,3 Miliar 01/12/2025

Direktur Utama HEAL, Yulisar Khiat, juga menunjukkan keyakinan pada prospek saham dengan menambah kepemilikan senilai Rp29,3 Miliar pada 1 Desember 2025.

Beban Membengkak, Laba HEAL Tergerus Kuartal III 24/10/2025

PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL) mencatat penurunan laba bersih sebesar 23,95% secara tahunan (YoY) di Kuartal III 2025 menjadi Rp 356,01 miliar, meskipun pendapatan meningkat 5,20% YoY menjadi Rp 5,28 triliun. Penurunan laba disebabkan oleh tingginya beban ekspansi dan biaya operasional.

Astra (ASII) Borong 9,58% Saham HEAL Senilai Rp2,69 Triliun 17/09/2025

PT Astra International Tbk (ASII) memperkuat posisinya di HEAL dengan membeli 9,58% saham senilai Rp2,69 triliun pada 17 September 2025. Akuisisi ini menunjukkan minat investor besar terhadap prospek jangka panjang Hermina.

Hermina (HEAL) Siapkan Ekspansi Ambisius Menuju 2030 10/09/2025

PT Medikaloka Hermina Tbk menargetkan untuk mengoperasikan 65-70 rumah sakit dengan 12-15 ribu kamar pada tahun 2030, melanjutkan strategi ekspansi agresif. Hingga Desember 2024, HEAL memiliki 52 rumah sakit dan berencana menambah tiga unit RS baru pada 2026.

Hermina (HEAL) Bangun Dua RS Baru, Kucurkan Capex Jumbo hingga Rp1,5 T 23/04/2025

Hermina mengalokasikan belanja modal (capex) sebesar Rp1,5 triliun pada 2025 untuk pengembangan usaha, termasuk pembangunan dua rumah sakit baru di Bali dan Salatiga.

Rumor

Ikhtisar

Sekilas

Harga Saat Ini Rp. 1400
Sentimen Investing.com Bullish 88 %
Sentimen Stockbit Mixed 50 %

Buffett Indicator

7.0/10

Warren Buffett cenderung menyukai perusahaan dengan bisnis yang mudah dipahami, memiliki keunggulan kompetitif yang kuat (moat), manajemen yang kompeten, dan rekam jejak pendapatan yang konsisten dengan valuasi yang menarik. PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL.JK) beroperasi di sektor kesehatan yang secara umum merupakan bisnis yang stabil dan mudah dipahami. Sebagai grup rumah sakit swasta terbesar kedua di Indonesia, HEAL memiliki keunggulan jaringan yang luas dan merek yang dikenal, yang dapat dianggap sebagai moat. Manajemen menunjukkan kompetensi melalui strategi ekspansi yang ambisius dan kepercayaan diri melalui pembelian saham oleh direksi dan komisaris. Perusahaan juga memiliki rekam jejak laba positif selama lima tahun. Namun, penurunan laba bersih terbaru di Kuartal III 2025 akibat biaya ekspansi dan tekanan margin dapat menjadi perhatian Buffett terhadap konsistensi pendapatan jangka pendek. Selain itu, valuasi saham dengan rasio P/E dan PBV yang relatif tinggi mungkin tidak sesuai dengan kriteria valuasi konservatif Buffett. Meskipun demikian, potensi pertumbuhan jangka panjang di sektor kesehatan yang defensif, dengan populasi Indonesia yang besar dan kebutuhan layanan kesehatan yang terus meningkat, bisa menarik bagi Buffett jika ia melihat tekanan margin saat ini sebagai bersifat sementara dan prospek perbaikan profitabilitas di masa depan melalui efisiensi. Oleh karena itu, saya memberikan indikator 7, menunjukkan bahwa Buffett mungkin melihat potensi jangka panjang, namun dengan sedikit kehati-hatian terhadap valuasi dan tekanan profitabilitas saat ini.

Prospek Jangka Pendek

Target 1 Minggu
Rp. 1420
Kinerja vs Indeks
In-line
Target 1 Bulan
Rp. 1450
Kinerja vs Indeks
Underperform

Prospek 1 Tahun

Target
Rp. 1691
Kinerja vs Indeks
Outperform

Untuk satu tahun ke depan, HEAL.JK memiliki potensi untuk mengungguli indeks. Konsensus analis memberikan target harga rata-rata sekitar Rp1691 untuk 12 bulan ke depan, menunjukkan potensi kenaikan signifikan dari harga saat ini. Prospek jangka panjang didukung oleh strategi ekspansi agresif perusahaan yang menargetkan 65-70 rumah sakit pada 2030. Pembukaan rumah sakit baru di Bali dan Salatiga pada akhir 2025 atau awal 2026, meskipun menyebabkan tekanan margin sementara, diharapkan dapat mendorong pertumbuhan pendapatan dan meningkatkan utilisasi dalam jangka menengah. Potensi penyesuaian tarif JKN dan peningkatan bauran pasien swasta juga dapat berkontribusi pada perbaikan margin di masa mendatang. Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang stabil di sekitar 5% pada 2024-2025 juga akan mendukung sektor kesehatan.

Gabung Newsletter kami — update rutin, ringkas, langsung ke email.

Login cepat dengan Google, bisa berhenti kapan saja.

Newsletter

Ada pertanyaan tentang data ini, apakah cocok untuk portofolio Anda atau apa risiko/peluang yang ada? Tanyakan kepada robot kami.

Informasi di situs web ini hanya untuk tujuan informasi. Ini bukan nasihat keuangan. Kami sangat menyarankan Anda membaca penafian lengkap kami sebelum menggunakan informasi apa pun di situs ini. Penggunaan Anda atas situs ini menandakan persetujuan Anda terhadap ketentuan tersebut.