Apakah Anda ingin diberi notifikasi jika kami memiliki analisis baru, berita, atau rumor tentang saham ini? Klik di sini:
PT Toba Pulp Lestari Tbk (INRU.JK) Analisis Saham
Diperbarui: tuesday 23 december 2025
Tip: mulai ketik nama perusahaan untuk melihat saran. Tekan Enter atau klik Buka untuk membuka halaman analisisnya.
Grafik Saham

Grafik Indeks

Grafik Relatif

Ringkasan
Sentimen Stockbit
Skor: 15
Sentimen Investing.com
Skor: 20
Kinerja Tahun Lalu
Status: Outperformed
Outlook
1 Minggu
Target: 500
Vs Indeks: Underperform
1 Bulan
Target: 400
Vs Indeks: Underperform
1 Tahun
Target: 250
Vs Indeks: Underperform
Berita Terbaru
PT Toba Pulp Lestari Tbk (INRU) sedang menghadapi audit dan evaluasi operasional yang dipimpin pemerintah menyusul banjir luas di Sumatra yang menimbulkan kekhawatiran tentang praktik pengelolaan hutan. Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan audit komprehensif terhadap perusahaan.
Bursa Efek Indonesia (IDX) telah menangguhkan sementara perdagangan saham PT Toba Pulp Lestari Tbk (INRU) di semua pasar mulai sesi perdagangan kedua pada Rabu, 17 Desember 2025, hingga pemberitahuan lebih lanjut. Penangguhan ini disebabkan ketidakpastian mengenai keberlanjutan bisnis perusahaan menyusul penghentian sementara operasionalnya oleh pemerintah.
PT Toba Pulp Lestari (INRU) untuk sementara menghentikan produksi, penebangan, dan pengangkutan kayu sejak Kamis, 11 Desember 2025. Keputusan ini mengikuti surat dari Direktorat Jenderal Pengelolaan Hutan Lestari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan terkait penangguhan sementara akses pengelolaan hasil hutan.
KSPPM (Kelompok Studi dan Pengembangan Prakarsa Masyarakat) merekomendasikan pemerintah untuk mencabut izin Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) PT Toba Pulp Lestari dan menghentikan seluruh aktivitas operasional perusahaan. Rekomendasi ini muncul setelah temuan terkait dugaan kerusakan ekosistem hulu Daerah Aliran Sungai (DAS) Batang Toru yang dinilai berkontribusi terhadap bencana banjir dan longsor di Sumatra Utara.
Rumor
Terdapat diskusi di media sosial, khususnya Stockbit, yang menyebutkan bahwa Hashim Djojohadikusumo (adik ipar Presiden Prabowo Subianto) dalam suatu acara perayaan natal gereja di Sumatera Utara mengisyaratkan bahwa INRU akan diusahakan untuk ditutup secara permanen. Rumor ini, jika benar, akan berdampak sangat negatif terhadap prospek perusahaan dan harga sahamnya.
Ikhtisar
Sekilas
Buffett Indicator
1.0/10Warren Buffett cenderung berinvestasi pada perusahaan dengan keunggulan kompetitif yang kuat (moat), manajemen yang solid, rekam jejak profitabilitas yang konsisten, tingkat utang yang rendah, dan valuasi yang menarik. PT Toba Pulp Lestari Tbk (INRU.JK) saat ini tidak memenuhi kriteria-kriteria tersebut. Perusahaan menghadapi kerugian bersih, rasio utang yang sangat tinggi, dan yang paling krusial, ketidakpastian besar terkait keberlanjutan operasionalnya karena masalah lingkungan dan intervensi pemerintah yang mengarah pada penangguhan perdagangan dan potensi pencabutan izin. Faktor-faktor ini menciptakan risiko yang sangat tinggi dan ketidakpastian yang tidak akan disukai oleh Buffett. Oleh karena itu, sangat tidak mungkin Warren Buffett akan merekomendasikan pembelian saham ini.
Prospek Jangka Pendek
Prospek 1 Tahun
Prospek satu tahun untuk INRU sangatlah menantang dan penuh risiko. Jika izin operasional dicabut, keberlanjutan bisnis perusahaan akan terancam serius, bahkan bisa berujung pada delisting atau kebangkrutan. Meskipun ada kemungkinan kecil perusahaan dapat mengatasi masalah ini dan melanjutkan operasi, risiko litigasi, denda, dan perlawanan komunitas akan tetap ada. Tanpa perubahan fundamental yang drastis dan penyelesaian masalah lingkungan, saham ini kemungkinan besar akan terus berkinerja buruk dan berisiko kehilangan sebagian besar nilainya.
Gabung Newsletter kami — update rutin, ringkas, langsung ke email.
Login cepat dengan Google, bisa berhenti kapan saja.
Ada pertanyaan tentang data ini, apakah cocok untuk portofolio Anda atau apa risiko/peluang yang ada? Tanyakan kepada robot kami.
Informasi di situs web ini hanya untuk tujuan informasi. Ini bukan nasihat keuangan. Kami sangat menyarankan Anda membaca penafian lengkap kami sebelum menggunakan informasi apa pun di situs ini. Penggunaan Anda atas situs ini menandakan persetujuan Anda terhadap ketentuan tersebut.