Apakah Anda ingin diberi notifikasi jika kami memiliki analisis baru, berita, atau rumor tentang saham ini? Klik di sini:
None (ISEA.JK) Analisis Saham
Diperbarui: tuesday 23 december 2025
Tip: mulai ketik nama perusahaan untuk melihat saran. Tekan Enter atau klik Buka untuk membuka halaman analisisnya.
Grafik Saham

Grafik Indeks

Grafik Relatif

Ringkasan
Sentimen Stockbit
Skor: 55
Sentimen Investing.com
Skor: 50
Kinerja Tahun Lalu
Status: Outperformed
Outlook
1 Minggu
Target: 102
Vs Indeks: In-line
1 Bulan
Target: 110
Vs Indeks: Outperform
1 Tahun
Target: 130
Vs Indeks: Outperform
Berita Terbaru
PT Indo American Seafoods Tbk melaporkan peningkatan penjualan dan laba bersih untuk sembilan bulan yang berakhir pada 30 September 2024. Penjualan naik menjadi Rp 160.540,5 juta dibandingkan Rp 149.774,87 juta tahun sebelumnya, dan laba bersih melonjak menjadi Rp 1.685,38 juta dari Rp 813,29 juta. Laba per saham dasar juga meningkat.
Saham PT Indo American Seafoods Tbk (ISEA) anjlok 24,80% mencapai auto reject bawah (ARB) ke Rp 376 pada 19 Juli 2024. Penurunan drastis ini terjadi setelah saham sempat menguat di awal sesi perdagangan. Perusahaan berencana menggunakan dana IPO sebesar Rp 72,5 miliar untuk modal kerja, khususnya pembelian bahan baku udang, dengan harapan dapat meningkatkan omzet dan kinerja di tahun 2024.
Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan status aktivitas pasar tidak biasa (UMA) untuk saham PT Indo American Seafoods Tbk (ISEA) setelah penurunan harga yang signifikan, mencapai 65,94% dalam seminggu terakhir sejak 8 Juli 2024. BEI mengimbau investor untuk memperhatikan kinerja perusahaan, keterbukaan informasi, dan rencana aksi korporasi sebelum membuat keputusan investasi.
Pada 8 Juli 2024, PT Indo American Seafoods Tbk (ISEA) resmi tercatat di Papan Pengembangan Bursa Efek Indonesia (BEI) sebagai perusahaan ke-29 yang listing pada tahun 2024. Harga IPO ditetapkan Rp 250 per saham dengan kapitalisasi pasar Rp 347,5 miliar. ISEA bergerak di sektor Consumer Non-Cyclicals pada sub-industri Ikan, Daging, & Unggas.
PT Indo American Seafoods Tbk (ISEA) membukukan laba bersih sebesar Rp 348,7 juta pada tahun 2024, mengalami penurunan signifikan dibandingkan periode yang sama tahun 2023 yang sebesar Rp 1,7 miliar. Laba bersih per saham setara dengan Rp 0,25 per lembar.
Ikhtisar
Sekilas
Buffett Indicator
2.0/10Warren Buffett kemungkinan besar tidak akan menyarankan untuk membeli saham PT Indo American Seafoods Tbk (ISEA.JK). Filosofi investasi Buffett berpusat pada perusahaan dengan bisnis yang mudah dipahami, memiliki keunggulan kompetitif yang berkelanjutan (moat), manajemen yang kompeten, fundamental keuangan yang kuat, dan valuasi yang menarik. Meskipun bisnis pengolahan udang mungkin mudah dipahami dan perusahaan mengklaim sebagai eksportir yang berpengalaman, ISEA.JK memiliki beberapa kelemahan fundamental yang signifikan. Rasio P/E yang sangat tinggi (sekitar 56x-63x) menunjukkan valuasi yang mahal, terutama dengan laba bersih yang menurun di tahun 2024 dan Return on Equity yang rendah (1,24%). Yang paling krusial adalah arus kas bebas (Free Cash Flow) yang negatif (-Rp 47,45 miliar) dan landasan kas yang sangat rendah (0,34), menunjukkan bahwa perusahaan tidak menghasilkan uang tunai yang cukup dari operasinya dan mungkin memerlukan pendanaan tambahan. Tingkat utang terhadap ekuitas yang tinggi (126,33%) juga menjadi perhatian. Meskipun ada potensi pertumbuhan yang ditargetkan dan perbaikan laba di kuartal terbaru, kekhawatiran mengenai arus kas, utang, dan valuasi yang tinggi akan menjadi penghalang utama bagi seorang investor nilai seperti Buffett, yang mencari perusahaan dengan arus kas kuat dan harga yang wajar.
Prospek Jangka Pendek
Prospek 1 Tahun
Dalam satu tahun ke depan, ISEA.JK diproyeksikan dapat mengungguli indeks, dengan target harga sekitar Rp 130. Meskipun tidak ada target harga analis yang jelas, potensi pertumbuhan pendapatan yang signifikan dan peningkatan utilisasi pabrik pasca-IPO, sebagaimana yang ditargetkan oleh manajemen, dapat mendorong kinerja saham. Perusahaan bertujuan menjadi eksportir udang terkemuka, dan jika berhasil meningkatkan profitabilitas secara berkelanjutan seperti yang terlihat di Q3 2025, saham ini bisa mendapatkan daya tarik jangka panjang. Namun, rasio P/E yang tinggi dan arus kas bebas negatif tetap menjadi risiko yang harus diperhatikan.
Gabung Newsletter kami — update rutin, ringkas, langsung ke email.
Login cepat dengan Google, bisa berhenti kapan saja.
Ada pertanyaan tentang data ini, apakah cocok untuk portofolio Anda atau apa risiko/peluang yang ada? Tanyakan kepada robot kami.
Informasi di situs web ini hanya untuk tujuan informasi. Ini bukan nasihat keuangan. Kami sangat menyarankan Anda membaca penafian lengkap kami sebelum menggunakan informasi apa pun di situs ini. Penggunaan Anda atas situs ini menandakan persetujuan Anda terhadap ketentuan tersebut.