ayo login

Analisis Saham AI Nomor 1 Indonesia. Keputusan Anda, Data Kami.

Orang sombong harus kaya

Harga Saat Ini: Rp 100
Target 1 Minggu: Rp 102
Target 1 Bulan: Rp 110
Target 1 Tahun: Rp 130
Sentimen Investing: Mixed
Sentimen Stockbit: Mixed

Apakah Anda ingin diberi notifikasi jika kami memiliki analisis baru, berita, atau rumor tentang saham ini? Klik di sini:

None (ISEA.JK) Analisis Saham

Diperbarui: tuesday 23 december 2025

Tip: mulai ketik nama perusahaan untuk melihat saran. Tekan Enter atau klik Buka untuk membuka halaman analisisnya.

Grafik Saham

Stock chart

Grafik Indeks

Index chart

Grafik Relatif

Relative chart

Ringkasan

PT Indo American Seafoods Tbk (ISEA.JK) adalah perusahaan Indonesia yang bergerak di bidang pengolahan dan ekspor produk seafood, terutama udang, dengan pasar utama Jepang, Amerika Serikat, dan India. Perusahaan ini melantai di Bursa Efek Indonesia pada Juli 2024. Secara fundamental, ISEA menunjukkan rasio P/E yang tinggi, berkisar 56,22x hingga 63,6x, menunjukkan bahwa saham mungkin dinilai premium dibandingkan rata-rata pasar atau sektornya. Rasio Harga/Buku (Price/Book) berada di bawah 1 (sekitar 0,69x - 0,8x), yang bisa mengindikasikan bahwa saham dinilai undervalued berdasarkan nilai bukunya. Namun, rasio Utang/Ekuitas (Debt/Equity) perusahaan relatif tinggi, mencapai 126,33%, dengan utang bersih mencapai IDR 230,35 miliar. Arus kas bebas (Free Cash Flow) perusahaan negatif sebesar -Rp 47,45 miliar dan memiliki landasan kas yang rendah (0,34), menunjukkan bahwa perusahaan saat ini merugi dan memiliki keterbatasan likuiditas jangka pendek. Laba bersih perusahaan menurun signifikan pada tahun 2024 menjadi Rp 348,7 juta dari Rp 1,7 miliar pada tahun 2023. Namun, pada kuartal terbaru yang berakhir 30 September 2025 (Q3 2025), ISEA melaporkan peningkatan laba bersih menjadi Rp 2,36 miliar, menunjukkan potensi perbaikan. Perusahaan memiliki kapasitas pengolahan udang hingga 70 ton per hari dan berencana meningkatkan utilitas pabrik dengan dana IPO untuk mendongkrak kinerja. Profitabilitas perusahaan (Return on Equity 1.24%) masih tergolong rendah.

Sentimen Stockbit

Mixed

Skor: 55

Diskusi terbaru di Stockbit untuk ISEA.JK menunjukkan sentimen yang cenderung 'Mixed' dengan sedikit optimisme. Beberapa pengguna melihat penurunan harga sebagai peluang masuk (entry point) dengan skenario 'Moderate Entry' antara Rp 96–102 dan 'Conservative Pullback' antara Rp 90–95, dengan target harga Rp 106–115. Hal ini mengindikasikan adanya minat beli di kalangan trader yang mencari rebound setelah koreksi signifikan pasca-IPO, namun tetap dengan strategi yang hati-hati dan manajemen risiko. Tidak ada rumor spesifik yang beredar, melainkan analisis teknikal dan strategi trading.

Sentimen Investing.com

Mixed

Skor: 50

Sentimen di Investing.com untuk ISEA.JK menunjukkan gambaran 'Mixed'. Meskipun bagian 'Members' Sentiments' hanya menampilkan pilihan 'Bearish' dan 'Bullish' tanpa mayoritas yang jelas, analisis teknikal memberikan sinyal yang bervariasi. Indikator teknikal dan rata-rata pergerakan jangka pendek (harian, 5 jam, per jam) menunjukkan 'Strong Sell', sementara untuk mingguan 'Neutral' dan bulanan 'Strong Buy'. Ini mencerminkan ketidakpastian jangka pendek namun potensi pembalikan dalam jangka menengah ke panjang. Tidak ada influencer atau trending hashtag utama yang disorot secara spesifik untuk ISEA.JK.

Kinerja Tahun Lalu

Status: Outperformed

Dalam 365 hari terakhir, harga penutupan saham ISEA.JK naik dari Rp 71 menjadi Rp 100, mencatat kenaikan sebesar 40,85%. Pada periode yang sama, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik dari Rp 7.096 menjadi Rp 8.645,84, atau sekitar 21,83%. Dengan demikian, ISEA.JK telah mengungguli IHSG secara signifikan. Kinerja unggul ini terjadi meskipun perusahaan baru melantai di BEI pada 8 Juli 2024 dengan harga IPO Rp 250, dan kemudian mengalami penurunan tajam hingga 65% dalam seminggu setelahnya. Meskipun laba bersih tahun penuh 2024 menurun menjadi Rp 348,7 juta dari Rp 1,7 miliar pada tahun 2023, perusahaan melaporkan peningkatan laba bersih pada kuartal terbaru (Q3 2025) menjadi Rp 2,36 miliar. Lonjakan awal pasca-IPO, terlepas dari koreksi selanjutnya, dan pemulihan parsial bersama dengan peningkatan pendapatan di kuartal terakhir, kemungkinan menjadi faktor pendorong di balik kinerja positif relatif terhadap indeks secara keseluruhan dalam setahun terakhir.

Outlook

1 Minggu

Target: 102

Vs Indeks: In-line

Dalam seminggu ke depan, harga ISEA.JK diperkirakan akan bergerak sideways di sekitar level saat ini, dengan sedikit potensi kenaikan ke target Rp 102, didorong oleh sentimen 'Neutral' dari analisis teknikal mingguan dan upaya beberapa trader untuk mencari titik masuk setelah koreksi. Namun, sinyal 'Strong Sell' jangka pendek (harian) menunjukkan kehati-hatian.

1 Bulan

Target: 110

Vs Indeks: Outperform

Untuk satu bulan ke depan, ISEA.JK memiliki potensi untuk mengungguli indeks. Analisis teknikal bulanan di Investing.com menunjukkan sinyal 'Strong Buy', dan skenario trading di Stockbit menunjukkan potensi target hingga Rp 110-115. Potensi perbaikan kinerja keuangan yang terlihat pada laporan kuartal terbaru (Q3 2025) juga dapat memberikan dukungan sentimen positif.

1 Tahun

Target: 130

Vs Indeks: Outperform

Dalam satu tahun ke depan, ISEA.JK diproyeksikan dapat mengungguli indeks, dengan target harga sekitar Rp 130. Meskipun tidak ada target harga analis yang jelas, potensi pertumbuhan pendapatan yang signifikan dan peningkatan utilisasi pabrik pasca-IPO, sebagaimana yang ditargetkan oleh manajemen, dapat mendorong kinerja saham. Perusahaan bertujuan menjadi eksportir udang terkemuka, dan jika berhasil meningkatkan profitabilitas secara berkelanjutan seperti yang terlihat di Q3 2025, saham ini bisa mendapatkan daya tarik jangka panjang. Namun, rasio P/E yang tinggi dan arus kas bebas negatif tetap menjadi risiko yang harus diperhatikan.

Berita Terbaru

PT Indo American Seafoods Tbk Melaporkan Hasil Laba untuk Sembilan Bulan Berakhir 30 September 2024 (31 Oktober 2024)

PT Indo American Seafoods Tbk melaporkan peningkatan penjualan dan laba bersih untuk sembilan bulan yang berakhir pada 30 September 2024. Penjualan naik menjadi Rp 160.540,5 juta dibandingkan Rp 149.774,87 juta tahun sebelumnya, dan laba bersih melonjak menjadi Rp 1.685,38 juta dari Rp 813,29 juta. Laba per saham dasar juga meningkat.

ISEA Mendadak Jeblok, Banyak yang Antre Exit (19 Juli 2024)

Saham PT Indo American Seafoods Tbk (ISEA) anjlok 24,80% mencapai auto reject bawah (ARB) ke Rp 376 pada 19 Juli 2024. Penurunan drastis ini terjadi setelah saham sempat menguat di awal sesi perdagangan. Perusahaan berencana menggunakan dana IPO sebesar Rp 72,5 miliar untuk modal kerja, khususnya pembelian bahan baku udang, dengan harapan dapat meningkatkan omzet dan kinerja di tahun 2024.

Dramatis, Saham PT Indo American Seafoods Tbk (ISEA) Anjlok Hingga 65%: Apa yang Terjadi? (25 Juli 2024)

Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan status aktivitas pasar tidak biasa (UMA) untuk saham PT Indo American Seafoods Tbk (ISEA) setelah penurunan harga yang signifikan, mencapai 65,94% dalam seminggu terakhir sejak 8 Juli 2024. BEI mengimbau investor untuk memperhatikan kinerja perusahaan, keterbukaan informasi, dan rencana aksi korporasi sebelum membuat keputusan investasi.

New Listing of PT Indo American Seafoods Tbk (ISEA) on Indonesia Stock Exchange (8 Juli 2024)

Pada 8 Juli 2024, PT Indo American Seafoods Tbk (ISEA) resmi tercatat di Papan Pengembangan Bursa Efek Indonesia (BEI) sebagai perusahaan ke-29 yang listing pada tahun 2024. Harga IPO ditetapkan Rp 250 per saham dengan kapitalisasi pasar Rp 347,5 miliar. ISEA bergerak di sektor Consumer Non-Cyclicals pada sub-industri Ikan, Daging, & Unggas.

Laporan Keuangan PT Indo American Seafoods Tbk Tahun Penuh 2024 (10 April 2025)

PT Indo American Seafoods Tbk (ISEA) membukukan laba bersih sebesar Rp 348,7 juta pada tahun 2024, mengalami penurunan signifikan dibandingkan periode yang sama tahun 2023 yang sebesar Rp 1,7 miliar. Laba bersih per saham setara dengan Rp 0,25 per lembar.

Ikhtisar

Sekilas

Harga Saat Ini Rp. 100
Sentimen Investing.com Mixed 50 %
Sentimen Stockbit Mixed 55 %

Buffett Indicator

2.0/10

Warren Buffett kemungkinan besar tidak akan menyarankan untuk membeli saham PT Indo American Seafoods Tbk (ISEA.JK). Filosofi investasi Buffett berpusat pada perusahaan dengan bisnis yang mudah dipahami, memiliki keunggulan kompetitif yang berkelanjutan (moat), manajemen yang kompeten, fundamental keuangan yang kuat, dan valuasi yang menarik. Meskipun bisnis pengolahan udang mungkin mudah dipahami dan perusahaan mengklaim sebagai eksportir yang berpengalaman, ISEA.JK memiliki beberapa kelemahan fundamental yang signifikan. Rasio P/E yang sangat tinggi (sekitar 56x-63x) menunjukkan valuasi yang mahal, terutama dengan laba bersih yang menurun di tahun 2024 dan Return on Equity yang rendah (1,24%). Yang paling krusial adalah arus kas bebas (Free Cash Flow) yang negatif (-Rp 47,45 miliar) dan landasan kas yang sangat rendah (0,34), menunjukkan bahwa perusahaan tidak menghasilkan uang tunai yang cukup dari operasinya dan mungkin memerlukan pendanaan tambahan. Tingkat utang terhadap ekuitas yang tinggi (126,33%) juga menjadi perhatian. Meskipun ada potensi pertumbuhan yang ditargetkan dan perbaikan laba di kuartal terbaru, kekhawatiran mengenai arus kas, utang, dan valuasi yang tinggi akan menjadi penghalang utama bagi seorang investor nilai seperti Buffett, yang mencari perusahaan dengan arus kas kuat dan harga yang wajar.

Prospek Jangka Pendek

Target 1 Minggu
Rp. 102
Kinerja vs Indeks
In-line
Target 1 Bulan
Rp. 110
Kinerja vs Indeks
Outperform

Prospek 1 Tahun

Target
Rp. 130
Kinerja vs Indeks
Outperform

Dalam satu tahun ke depan, ISEA.JK diproyeksikan dapat mengungguli indeks, dengan target harga sekitar Rp 130. Meskipun tidak ada target harga analis yang jelas, potensi pertumbuhan pendapatan yang signifikan dan peningkatan utilisasi pabrik pasca-IPO, sebagaimana yang ditargetkan oleh manajemen, dapat mendorong kinerja saham. Perusahaan bertujuan menjadi eksportir udang terkemuka, dan jika berhasil meningkatkan profitabilitas secara berkelanjutan seperti yang terlihat di Q3 2025, saham ini bisa mendapatkan daya tarik jangka panjang. Namun, rasio P/E yang tinggi dan arus kas bebas negatif tetap menjadi risiko yang harus diperhatikan.

Gabung Newsletter kami — update rutin, ringkas, langsung ke email.

Login cepat dengan Google, bisa berhenti kapan saja.

Newsletter

Ada pertanyaan tentang data ini, apakah cocok untuk portofolio Anda atau apa risiko/peluang yang ada? Tanyakan kepada robot kami.

Informasi di situs web ini hanya untuk tujuan informasi. Ini bukan nasihat keuangan. Kami sangat menyarankan Anda membaca penafian lengkap kami sebelum menggunakan informasi apa pun di situs ini. Penggunaan Anda atas situs ini menandakan persetujuan Anda terhadap ketentuan tersebut.