ayo login

Analisis Saham AI Nomor 1 Indonesia. Keputusan Anda, Data Kami.

Orang sombong harus kaya

Harga Saat Ini: Rp 2240
Target 1 Minggu: Rp 2350
Target 1 Bulan: Rp 2500
Target 1 Tahun: Rp 3000
Sentimen Investing: Neutral/Mixed
Sentimen Stockbit: Bearish

Apakah Anda ingin diberi notifikasi jika kami memiliki analisis baru, berita, atau rumor tentang saham ini? Klik di sini:

PT Perdana Bangun Pusaka Tbk (KONI.JK) Analisis Saham

Diperbarui: tuesday 23 december 2025

Tip: mulai ketik nama perusahaan untuk melihat saran. Tekan Enter atau klik Buka untuk membuka halaman analisisnya.

Grafik Saham

Stock chart

Grafik Indeks

Index chart

Grafik Relatif

Relative chart

Ringkasan

PT Perdana Bangun Pusaka Tbk (KONI.JK) bergerak di bidang penjualan dan distribusi produk fotografi dan percetakan digital. Perusahaan ini juga melebarkan sayap ke bisnis jasa rental kendaraan dan logistik melalui anak perusahaannya, PT CSM Corporatama, yang didanai dari hasil rights issue baru-baru ini. Secara fundamental, perusahaan menunjukkan pertumbuhan pendapatan, dengan pendapatan TTM sebesar Rp 286.967 juta pada September 2025, naik dari Rp 279.235 juta di FY 2024. Laba operasi juga menunjukkan tren positif. Namun, laba 9M 2025 sedikit menurun sebesar 3.18% meskipun pendapatan naik 4.2%, mengindikasikan tekanan margin. Rasio Lancar (Current Ratio) per 13 Desember 2025 adalah 8.63, menunjukkan likuiditas jangka pendek yang sangat kuat. Meskipun demikian, rights issue masif dan dilusi saham baru yang signifikan menciptakan ketidakpastian dan tekanan pada valuasi saham.

Sentimen Stockbit

Bearish

Skor: 25

Sentimen di Stockbit terhadap KONI.JK sangat bearish, terutama setelah rights issue yang baru saja selesai. Investor menunjukkan kekhawatiran atas 'crash -14.04% hari ini dengan momentum bearish ekstrem' (per 19 Desember 2025) dan 'dilusi saham dari 3 miliar lembar baru' yang menekan harga. Diskusi didominasi oleh kekhawatiran 'panic selling', 'profit-taking institusi massive', dan status 'EXTREME DISTRIBUTION' dari bandarmologi. Meskipun ada sedikit pembelian asing, sentimen secara keseluruhan sangat negatif dengan peringatan volatilitas ekstrem.

Sentimen Investing.com

Neutral/Mixed

Skor: 50

Tidak ada analisis sentimen spesifik real-time yang tersedia secara langsung untuk KONI.JK di Investing.com dari hasil pencarian. Namun, secara umum Investing.com menyediakan berita dan analisis pasar saham. Tanpa data spesifik, sentimen diasumsikan netral hingga beragam, mencerminkan kurangnya diskusi yang menonjol atau konsensus yang jelas dalam liputan yang tersedia.

Kinerja Tahun Lalu

Status: Outperformed

Selama 365 hari terakhir, harga saham KONI meningkat sekitar 40% (dari 1600 menjadi 2240), sementara indeks pasar naik sekitar 21.83%. Secara nominal, KONI telah mengungguli indeks. Namun, kinerja positif ini harus dilihat dalam konteks volatilitas ekstrem dan penurunan tajam yang terjadi baru-baru ini. Saham KONI sempat mengalami kenaikan signifikan yang memicu suspensi perdagangan pada 1 September 2025. Selanjutnya, rights issue pada Desember 2025 dengan harga pelaksanaan yang sangat rendah (Rp 230) dan penerbitan 3 miliar saham baru menyebabkan dilusi masif dan tekanan jual yang kuat, mengakibatkan penurunan harga yang tajam (misalnya, ARB -14.71% per 19 Desember 2025). Oleh karena itu, meskipun secara tahunan terlihat outperformed, sentimen investor saat ini sangat negatif karena koreksi masif dan dilusi.

Outlook

1 Minggu

Target: 2350

Vs Indeks: In-line

Dalam satu minggu ke depan, saham KONI kemungkinan akan tetap sangat volatil. Setelah koreksi tajam pasca rights issue, mungkin ada upaya 'dead cat bounce' atau Technical Rebound minor. Namun, tekanan jual akibat dilusi dan penyerapan saham baru diperkirakan masih ada. Kinerja kemungkinan akan bergerak sejalan dengan indeks jika ada sentimen pasar yang lebih luas. Target harga diperkirakan di sekitar Rp 2350.

1 Bulan

Target: 2500

Vs Indeks: Underperform

Dalam satu bulan, pasar akan terus mencerna dampak rights issue dan dilusi yang besar. Kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan BBM non-subsidi mulai Januari 2025 dapat menekan daya beli dan berdampak pada bisnis rental kendaraan anak usaha. Meskipun ada harapan dari penggunaan dana rights issue untuk pengembangan CSM Corporatama, dampaknya belum akan terasa signifikan dalam jangka pendek. Saham diperkirakan akan underperform dibandingkan indeks karena volatilitas tinggi dan upaya stabilisasi harga pasca-dilusi. Target harga diperkirakan di sekitar Rp 2500.

1 Tahun

Target: 3000

Vs Indeks: In-line

Prospek satu tahun akan sangat bergantung pada keberhasilan PT Perdana Bangun Pusaka Tbk dalam mengintegrasikan dan mengembangkan bisnis rental kendaraan dan logistik melalui PT CSM Corporatama. Jika dana rights issue dimanfaatkan secara efektif untuk memperkuat bisnis ini dan menunjukkan pertumbuhan yang solid, sentimen pasar bisa membaik. Namun, sektor otomotif di Indonesia masih menghadapi tantangan dengan penurunan penjualan. Potensi pertumbuhan di percetakan digital juga perlu dievaluasi. Dengan asumsi eksekusi strategi yang moderat dan perbaikan sentimen pasar setelah dilusi terserap, saham mungkin akan bergerak sejalan dengan indeks. Target harga diperkirakan di sekitar Rp 3000, kembali ke level sebelum penurunan drastis pasca rights issue, tetapi masih di bawah puncaknya.

Berita Terbaru

BEI Hentikan Sementara Perdagangan Saham KONI - Pasardana (2025-09-01)

Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan penghentian sementara (suspensi) perdagangan saham PT Perdana Bangun Pusaka Tbk (KONI) di seluruh pasar mulai sesi I tanggal 1 September 2025. Hal ini menyusul peningkatan harga kumulatif saham yang signifikan. Suspensi ini dapat mempengaruhi likuiditas saham dan sentimen investor secara negatif.

PT. Perdana Bangun Pusaka Tbk melaksanakan rights issue IV (12-18 Des 2025)

PT Perdana Bangun Pusaka Tbk (KONI) telah melaksanakan rights issue IV pada periode 12-18 Desember 2025 dengan penerbitan maksimal 3 miliar saham baru. Harga pelaksanaan rights issue adalah Rp 230 per saham, jauh di bawah harga pasar sebelumnya (Rp 294-342), dan total dana yang dihimpun antara Rp 504,83 miliar hingga Rp 690 miliar. Dana ini akan digunakan sebagai setoran modal untuk anak usaha PT CSM Corporatama guna memperkuat jasa rental kendaraan dan logistik. Aksi korporasi ini menyebabkan dilusi signifikan dan tekanan jual masif pada saham KONI.

Rumor

Sentimen 'Nyangkut' dan Volatilitas Ekstrem Pasca Rights Issue (19-12-2025)

Di Stockbit, beredar sentimen negatif di antara investor yang merasa 'nyangkut' atau terjebak dengan kerugian pada saham KONI. Diskusi menunjukkan kebingungan mengapa saham tidak bisa dijual atau spekulasi tentang potensi kenaikan ('yakin pada terbang kenapa?'). Analisis sistem Stockbit juga menyebutkan 'dead cat bounce' dan 'risk EKSTREM' untuk scalper karena koreksi masif pasca rights issue, dengan volume spike yang menunjukkan 'panic selling dan kapitulasi'. Ada juga spekulasi bahwa asing mulai mengakumulasi di harga murah, namun belum cukup untuk mengubah tren bullish.

Ikhtisar

Sekilas

Harga Saat Ini Rp. 2240
Sentimen Investing.com Neutral/Mixed 50 %
Sentimen Stockbit Bearish 25 %

Buffett Indicator

2.0/10

Warren Buffett cenderung berinvestasi pada perusahaan dengan model bisnis yang mudah dipahami, memiliki keunggulan kompetitif yang kuat (moat), manajemen yang jujur dan kompeten, serta valuasi yang menarik. KONI.JK, meskipun memiliki riwayat di bidang fotografi, saat ini tengah melakukan diversifikasi signifikan ke bisnis rental kendaraan dan logistik melalui rights issue yang masif. Transisi ini menciptakan ketidakpastian mengenai 'moat' perusahaan di sektor baru. Selain itu, rights issue yang menyebabkan dilusi besar dan penurunan harga saham yang tajam menunjukkan potensi masalah manajemen modal atau kebutuhan mendesak, yang mungkin tidak sesuai dengan filosofi Buffett yang mencari bisnis stabil dengan pertumbuhan yang dapat diprediksi. Tingkat volatilitas ekstrem dan sentimen bearish pasca-rights issue juga bertentangan dengan preferensi Buffett untuk investasi jangka panjang pada perusahaan berkualitas tinggi yang undervalue. Oleh karena itu, sangat kecil kemungkinan Warren Buffett akan menyarankan untuk membeli saham ini.

Prospek Jangka Pendek

Target 1 Minggu
Rp. 2350
Kinerja vs Indeks
In-line
Target 1 Bulan
Rp. 2500
Kinerja vs Indeks
Underperform

Prospek 1 Tahun

Target
Rp. 3000
Kinerja vs Indeks
In-line

Prospek satu tahun akan sangat bergantung pada keberhasilan PT Perdana Bangun Pusaka Tbk dalam mengintegrasikan dan mengembangkan bisnis rental kendaraan dan logistik melalui PT CSM Corporatama. Jika dana rights issue dimanfaatkan secara efektif untuk memperkuat bisnis ini dan menunjukkan pertumbuhan yang solid, sentimen pasar bisa membaik. Namun, sektor otomotif di Indonesia masih menghadapi tantangan dengan penurunan penjualan. Potensi pertumbuhan di percetakan digital juga perlu dievaluasi. Dengan asumsi eksekusi strategi yang moderat dan perbaikan sentimen pasar setelah dilusi terserap, saham mungkin akan bergerak sejalan dengan indeks. Target harga diperkirakan di sekitar Rp 3000, kembali ke level sebelum penurunan drastis pasca rights issue, tetapi masih di bawah puncaknya.

Gabung Newsletter kami — update rutin, ringkas, langsung ke email.

Login cepat dengan Google, bisa berhenti kapan saja.

Newsletter

Ada pertanyaan tentang data ini, apakah cocok untuk portofolio Anda atau apa risiko/peluang yang ada? Tanyakan kepada robot kami.

Informasi di situs web ini hanya untuk tujuan informasi. Ini bukan nasihat keuangan. Kami sangat menyarankan Anda membaca penafian lengkap kami sebelum menggunakan informasi apa pun di situs ini. Penggunaan Anda atas situs ini menandakan persetujuan Anda terhadap ketentuan tersebut.