Apakah Anda ingin diberi notifikasi jika kami memiliki analisis baru, berita, atau rumor tentang saham ini? Klik di sini:
PT Link Net Tbk (LINK.JK) Analisis Saham
Diperbarui: tuesday 23 december 2025
Tip: mulai ketik nama perusahaan untuk melihat saran. Tekan Enter atau klik Buka untuk membuka halaman analisisnya.
Grafik Saham

Grafik Indeks

Grafik Relatif

Ringkasan
Sentimen Stockbit
Skor: —
Sentimen Investing.com
Skor: 50
Kinerja Tahun Lalu
Status: Outperformed
Outlook
1 Minggu
Target: 3700
Vs Indeks: In-line
1 Bulan
Target: 4000
Vs Indeks: Outperform
1 Tahun
Target: 4500
Vs Indeks: Outperform
Berita Terbaru
PT Link Net Tbk (LINK) mencatatkan kerugian bersih yang membengkak 28,75% menjadi Rp1,03 triliun pada Kuartal III 2025, terutama disebabkan oleh lonjakan signifikan pada beban jaringan dan beban langsung perusahaan.
Manajemen Link Net mengklarifikasi lonjakan harga saham pada awal Desember 2025 yang memicu pertanyaan dari BEI. Perusahaan menyatakan tidak mengetahui informasi material yang belum diungkapkan, namun sedang mempertimbangkan aksi korporasi berupa pengalihan saham hasil pembelian kembali (buyback) untuk memenuhi ketentuan free float.
Axiata Investments Indonesia, pemegang saham pengendali Link Net, melepas 136,20 juta lembar saham atau 4,76% kepemilikan pada 26 Agustus 2025 seharga Rp3.060 per saham. Aksi ini bertujuan untuk memperbesar porsi saham publik dan memenuhi ketentuan minimum kepemilikan publik (free float) sebesar 7,5% yang diwajibkan oleh otoritas bursa.
PT Link Net Tbk (LINK) membukukan kerugian bersih sebesar Rp1,18 triliun pada tahun 2024, meningkat 122,3% dibandingkan kerugian Rp532,98 miliar pada tahun 2023.
Rumor
Rumor tentang penjualan mayoritas saham PT Link Net Tbk (LINK) oleh Axiata Group telah beredar luas. PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) atau Surge dan I Squared Capital disebut-sebut sebagai calon pembeli utama, dengan Grup Salim dan Sinar Mas juga dikabarkan melirik. Manajemen LINK mengakui adanya pertimbangan awal dari pemegang saham pengendali untuk menjajaki calon investor strategis.
Aksi divestasi saham oleh Axiata Investment Indonesia terjadi di tengah kabar akuisisi Link Net. Dilaporkan bahwa Axiata berada di tahap akhir penjualan mayoritas saham Link Net dengan estimasi nilai lebih dari USD1 miliar. Direktur WIFI juga menyatakan bahwa proses penawaran (bidding) sedang berlangsung.
Ikhtisar
Sekilas
Buffett Indicator
2.0/10Warren Buffett cenderung berinvestasi pada perusahaan dengan fundamental yang kuat, keuntungan yang konsisten dan dapat diprediksi, keunggulan kompetitif yang jelas (moat), serta manajemen yang baik, dengan harga yang wajar. PT Link Net Tbk (LINK.JK) saat ini mencatat kerugian bersih yang signifikan pada tahun 2024 dan Kuartal III 2025, menunjukkan profitabilitas yang buruk. Meskipun sektor telekomunikasi memiliki potensi pertumbuhan, kerugian operasional yang terus-menerus adalah bendera merah besar bagi Buffett. Selain itu, ketergantungan pada rumor akuisisi untuk mendorong harga saham bukanlah ciri khas investasi Buffett. Oleh karena itu, kemungkinan Warren Buffett akan menyarankan untuk membeli saham ini sangat rendah.
Prospek Jangka Pendek
Prospek 1 Tahun
Untuk satu tahun ke depan, kinerja LINK.JK sangat bergantung pada keberhasilan divestasi saham oleh Axiata dan/atau akuisisi oleh pihak lain. Jika akuisisi terealisasi dengan valuasi yang menarik, saham dapat diperdagangkan di atas harga saat ini, berpotensi mencapai Rp4500 atau lebih tinggi. Namun, jika negosiasi akuisisi gagal atau perusahaan tidak mampu membalikkan kerugian operasionalnya, saham mungkin akan menghadapi tekanan jual yang signifikan. Kemampuan perusahaan untuk memperbaiki fundamentalnya atau pertumbuhan bisnis jangka panjang di sektor telekomunikasi juga akan menjadi kunci.
Gabung Newsletter kami — update rutin, ringkas, langsung ke email.
Login cepat dengan Google, bisa berhenti kapan saja.
Ada pertanyaan tentang data ini, apakah cocok untuk portofolio Anda atau apa risiko/peluang yang ada? Tanyakan kepada robot kami.
Informasi di situs web ini hanya untuk tujuan informasi. Ini bukan nasihat keuangan. Kami sangat menyarankan Anda membaca penafian lengkap kami sebelum menggunakan informasi apa pun di situs ini. Penggunaan Anda atas situs ini menandakan persetujuan Anda terhadap ketentuan tersebut.