ayo login

Analisis Saham AI Nomor 1 Indonesia. Keputusan Anda, Data Kami.

Orang sombong harus kaya

Harga Saat Ini: Rp 1865
Target 1 Minggu: Rp 1850
Target 1 Bulan: Rp 1700
Target 1 Tahun: Rp 1500
Sentimen Investing: Bearish
Sentimen Stockbit: Mixed

Apakah Anda ingin diberi notifikasi jika kami memiliki analisis baru, berita, atau rumor tentang saham ini? Klik di sini:

PT Matahari Department Store Tbk (LPPF.JK) Analisis Saham

Diperbarui: tuesday 20 january 2026

Tip: mulai ketik nama perusahaan untuk melihat saran. Tekan Enter atau klik Buka untuk membuka halaman analisisnya.

Grafik Saham

Stock chart

Grafik Indeks

Index chart

Grafik Relatif

Relative chart

Ringkasan

PT Matahari Department Store Tbk (LPPF.JK) adalah salah satu rantai department store terkemuka di Indonesia, menawarkan berbagai produk fashion, aksesoris, kosmetik, dan peralatan rumah tangga. Perusahaan ini memiliki kehadiran omni-channel melalui platform e-commerce Matahari.com dan juga di platform pihak ketiga seperti Shopee, Lazada, dan Tokopedia. Pada tahun 2024, LPPF melaporkan pertumbuhan pendapatan sebesar 28,6% dan laba sebesar 22,55%. Namun, kinerja keuangan terkini di semester I dan sembilan bulan pertama tahun 2025 menunjukkan penurunan penjualan dan laba bersih. Penjualan turun 9,2% dan laba bersih turun 3,5% di semester I-2025, dengan kerugian bersih di kuartal II-2025 karena pergeseran momentum Lebaran. Perusahaan menghadapi tekanan dari pelemahan daya beli masyarakat dan meningkatnya volume impor pakaian murah. Rasio Keuangan menunjukkan Price-to-Earnings (P/E) sekitar 4.69-4.94 kali, yang tergolong rendah, dan rasio Price/Book sebesar 20.66 kali. Rasio Debt/Equity sangat tinggi, mencapai 1.480,12%, menunjukkan ketergantungan yang besar pada utang. Return on Equity (ROE) yang sangat tinggi (548.74%) mungkin disebabkan oleh basis ekuitas yang kecil karena utang yang tinggi. LPPF dikenal sebagai saham pembayar dividen dengan yield yang menarik sekitar 15-18%. Perusahaan juga telah meluncurkan merek eksklusif baru seperti 'Anyday' dan 'ZES' untuk menyasar segmen pasar yang berbeda dan mengklaim penjualan meningkat pada masa pemilu.

Sentimen Stockbit

Mixed

Skor: 55

Sentimen di Stockbit cenderung beragam. Beberapa investor melihat LPPF menarik karena valuasi P/E yang rendah (sekitar 5x) dan komitmen dividen yang konsisten (DPR 50%). Namun, ada juga peringatan mengenai 'Fake Accumulation' oleh spekulan, menyarankan investor untuk berhati-hati dan fokus pada 'Clean Money' dari institusi besar. Berita penurunan penjualan di semester pertama 2025 dan kinerja yang tertekan kemungkinan memicu kehati-hatian, meskipun prospek dividen tetap menjadi daya tarik bagi sebagian pihak.

Sentimen Investing.com

Bearish

Skor: 35

Sentimen anggota Investing.com terhadap LPPF mayoritas 'Bearish'. Meskipun sentimen analis secara keseluruhan adalah 'Neutral', target harga rata-rata dari analis sekitar 1.450 IDR hingga 1.513 IDR menunjukkan potensi penurunan signifikan dari harga saat ini. Hal ini kemungkinan didorong oleh laporan keuangan yang kurang memuaskan, seperti penurunan laba bersih dan penjualan di semester I-2025, serta tekanan makroekonomi.

Kinerja Tahun Lalu

Status: Underperformed

Selama 365 hari terakhir, harga saham LPPF meningkat sekitar 23.51% (dari 1510 menjadi 1865). Sementara itu, indeks pasar (IHSG) naik sekitar 27.84% (dari 7170.73 menjadi 9167.16). Berdasarkan perbandingan ini, LPPF menunjukkan kinerja di bawah indeks pasar. Kinerja yang di bawah rata-rata ini disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk penurunan kinerja keuangan yang signifikan di semester I dan sembilan bulan pertama tahun 2025, dengan penjualan terkoreksi 9,2% dan laba bersih turun 3,5%. Pertumbuhan penjualan toko yang sama (SSSG) juga negatif (-6,4%), mencerminkan tekanan daya beli konsumen dan meningkatnya volume impor pakaian murah dari Tiongkok yang membanjiri pasar lokal. Meskipun ada upaya diversifikasi dengan merek baru seperti ZES dan Anyday serta antisipasi peningkatan penjualan di masa pemilu, hal tersebut belum cukup mengimbangi headwinds ekonomi dan persaingan yang ketat di sektor ritel.

Outlook

1 Minggu

Target: 1850

Vs Indeks: In-line

Dalam satu minggu ke depan, harga saham LPPF diperkirakan akan bergerak sideways atau mengalami sedikit fluktuasi di sekitar level saat ini. Adanya berita terbaru mengenai analisis volume saham pada awal Januari 2026 mungkin memberikan sedikit dorongan atau volatilitas, namun sentimen bearish dari Investing.com dan kinerja keuangan yang belum meyakinkan akan menahan kenaikan signifikan.

1 Bulan

Target: 1700

Vs Indeks: Underperform

Dalam satu bulan ke depan, LPPF kemungkinan akan berkinerja di bawah indeks. Analis memiliki target harga rata-rata yang jauh lebih rendah dari harga saat ini (sekitar 1.450 IDR - 1.513 IDR), mengindikasikan potensi penurunan. Kinerja keuangan yang melemah di tahun 2025, terutama penurunan laba dan penjualan, akan terus menjadi sentimen negatif. Tekanan daya beli masyarakat dan persaingan ritel yang ketat akan membatasi potensi kenaikan.

1 Tahun

Target: 1500

Vs Indeks: Underperform

Dalam satu tahun ke depan, prospek LPPF cenderung underperform dibandingkan indeks. Konsensus analis saat ini merekomendasikan 'Hold' dengan target harga rata-rata di kisaran 1.450 IDR - 1.513 IDR, menunjukkan potensi downside yang signifikan dari harga saat ini. Meskipun P/E rendah dan dividen menarik, tingginya rasio Debt/Equity dan penurunan profitabilitas yang berkelanjutan di tengah kondisi makroekonomi yang menantang dan persaingan yang ketat di industri ritel akan menjadi hambatan utama. Perusahaan perlu menunjukkan perbaikan fundamental yang signifikan dan strategi pertumbuhan yang lebih jelas untuk mengubah sentimen negatif jangka panjang.

Berita Terbaru

Analisis Saham LPPF dengan Ledakan Volume (2 Januari 2026)

Analisis singkat tentang ledakan volume saham LPPF untuk data akhir hari pada 2 Januari 2026. Meskipun tautan video asli tidak berfungsi, judulnya menunjukkan aktivitas pasar yang signifikan baru-baru ini.

Matahari Department Store (LPPF) Catat Penurunan Kinerja di Semester I-2025 (1 Agustus 2025)

PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) membukukan penurunan penjualan sebesar 9,2% menjadi Rp6,6 triliun pada semester I-2025, dengan pertumbuhan penjualan toko yang sama (SSSG) negatif 6,4%. Laba bersih juga turun 3,5% menjadi Rp604 miliar. Penurunan laba paling tajam terjadi pada kuartal II-2025 yang mengalami kerugian bersih Rp39 miliar karena pergeseran momentum Lebaran ke kuartal I. Perusahaan berencana lebih selektif dalam pembukaan dan renovasi gerai baru.

Matahari Department Store Tbk (LPPF) Mencatat Penurunan Laba Bersih Sepanjang Januari-September 2025

PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) membukukan laba bersih sebesar Rp601,14 miliar sepanjang Januari–September 2025, turun 3,39% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pendapatan LPPF juga terkoreksi 9,98% secara tahunan.

ZES, Merek Eksklusif Matahari, Buka Gerai Perdana di Plaza Blok M (22 September 2025)

ZES, salah satu merek fesyen urban kontemporer eksklusif Matahari, secara resmi membuka gerai perdananya di Plaza Blok M, menghadirkan gaya kontemporer untuk anak muda.

Matahari Dikabarkan Akan Menutup 8 Gerai, APINDO Angkat Bicara (27 Mei 2025)

Kabar mengenai rencana PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) untuk menutup 8 gerai menuai tanggapan dari Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO), Shinta W. Kamdani, yang menilai ini sebagai sinyal serius tekanan di sektor ritel.

Rumor

Kabar Penutupan 8 Gerai Matahari Department Store (27 Mei 2025)

Ada kabar yang beredar pada Mei 2025 bahwa Matahari Department Store berencana menutup 8 gerainya. Meskipun Matahari belum memberikan pernyataan resmi, Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) melihat hal ini sebagai sinyal serius tekanan di sektor ritel. Rumor semacam ini dapat menciptakan ketidakpastian di pasar dan mempengaruhi sentimen investor terhadap prospek pertumbuhan perusahaan.

Ikhtisar

Sekilas

Harga Saat Ini Rp. 1865
Sentimen Investing.com Bearish 35 %
Sentimen Stockbit Mixed 55 %

Buffett Indicator

2.0/10

Warren Buffett cenderung mencari perusahaan dengan 'economic moat' yang kuat, manajemen yang jujur, pendapatan yang dapat diprediksi, utang rendah, dan valuasi yang menarik. Meskipun LPPF memiliki P/E yang rendah dan riwayat pembayaran dividen yang tinggi, beberapa faktor fundamental tidak sejalan dengan filosofi investasi Buffett. Utang perusahaan yang sangat tinggi (Debt/Equity 1.480,12%) adalah lampu merah besar. Industri department store di Indonesia juga menghadapi tantangan signifikan dari pergeseran perilaku konsumen ke belanja online dan masuknya produk impor murah, yang dapat mengikis 'moat' perusahaan. Selain itu, penurunan penjualan dan laba bersih yang tercatat pada tahun 2025 menunjukkan kurangnya pendapatan yang konsisten dan dapat diprediksi. Meskipun upaya ekspansi omni-channel dan merek baru telah dilakukan, ini belum sepenuhnya mengatasi tekanan. Oleh karena itu, kemungkinan Warren Buffett menyarankan untuk membeli saham ini sangat rendah.

Prospek Jangka Pendek

Target 1 Minggu
Rp. 1850
Kinerja vs Indeks
In-line
Target 1 Bulan
Rp. 1700
Kinerja vs Indeks
Underperform

Prospek 1 Tahun

Target
Rp. 1500
Kinerja vs Indeks
Underperform

Dalam satu tahun ke depan, prospek LPPF cenderung underperform dibandingkan indeks. Konsensus analis saat ini merekomendasikan 'Hold' dengan target harga rata-rata di kisaran 1.450 IDR - 1.513 IDR, menunjukkan potensi downside yang signifikan dari harga saat ini. Meskipun P/E rendah dan dividen menarik, tingginya rasio Debt/Equity dan penurunan profitabilitas yang berkelanjutan di tengah kondisi makroekonomi yang menantang dan persaingan yang ketat di industri ritel akan menjadi hambatan utama. Perusahaan perlu menunjukkan perbaikan fundamental yang signifikan dan strategi pertumbuhan yang lebih jelas untuk mengubah sentimen negatif jangka panjang.

Gabung Newsletter kami — update rutin, ringkas, langsung ke email.

Login cepat dengan Google, bisa berhenti kapan saja.

Newsletter

Ada pertanyaan tentang data ini, apakah cocok untuk portofolio Anda atau apa risiko/peluang yang ada? Tanyakan kepada robot kami.

Informasi di situs web ini hanya untuk tujuan informasi. Ini bukan nasihat keuangan. Kami sangat menyarankan Anda membaca penafian lengkap kami sebelum menggunakan informasi apa pun di situs ini. Penggunaan Anda atas situs ini menandakan persetujuan Anda terhadap ketentuan tersebut.