ayo login

Analisis Saham AI Nomor 1 Indonesia. Keputusan Anda, Data Kami.

Orang sombong harus kaya

Harga Saat Ini: Rp 1215
Target 1 Minggu: Rp 1220
Target 1 Bulan: Rp 1280
Target 1 Tahun: Rp 1645
Sentimen Investing: Bearish
Sentimen Stockbit: Bullish

Apakah Anda ingin diberi notifikasi jika kami memiliki analisis baru, berita, atau rumor tentang saham ini? Klik di sini:

PT Perusahaan Perkebunan London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP.JK) Analisis Saham

Diperbarui: tuesday 20 january 2026

Tip: mulai ketik nama perusahaan untuk melihat saran. Tekan Enter atau klik Buka untuk membuka halaman analisisnya.

Grafik Saham

Stock chart

Grafik Indeks

Index chart

Grafik Relatif

Relative chart

Ringkasan

PT Perusahaan Perkebunan London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP.JK) adalah perusahaan agribisnis mapan yang berfokus pada kelapa sawit, karet, kakao, teh, dan benih kelapa sawit, merupakan anak perusahaan dari PT Salim Ivomas Pratama Tbk (Grup Indofood). Perusahaan ini memiliki fundamental yang kuat dengan pertumbuhan laba bersih yang signifikan, membukukan Rp 1,48 triliun pada tahun 2024 (naik dari Rp 762 miliar di 2023) dan Rp 714,5 miliar pada Kuartal 2 2025 (naik dari Rp 598,3 miliar di 2024). Rasio P/E (4,49x) dan P/B (0,53x) pada tahun 2024 menunjukkan valuasi yang menarik. LSIP memiliki neraca keuangan yang sehat dengan total aset Rp 15,12 triliun di Kuartal 3 2025 dan rasio Debt/Equity yang rendah (0,10 di 2024). Perusahaan ini juga aktif dalam R&D untuk benih unggul dan berinvestasi dalam teknologi pertanian untuk keberlanjutan.

Sentimen Stockbit

Bullish

Skor: 70

Sentimen di Stockbit menunjukkan momentum bullish pada LSIP, didukung oleh inflow positif ke sektor perkebunan dan gula. Meskipun ada aksi ambil untung yang normal, sentimen pasar secara keseluruhan cenderung optimis terhadap tren harga komoditas agro domestik dan global.

Sentimen Investing.com

Bearish

Skor: 30

Sentimen dari anggota Investing.com cenderung pesimistis atau bearish terhadap saham LSIP. Namun, penting untuk dicatat bahwa sentimen analis di platform yang sama adalah 'Strong Buy', menunjukkan adanya perbedaan pandangan antara investor ritel dan analis profesional.

Kinerja Tahun Lalu

Status: Underperformed

Dalam 365 hari terakhir, saham LSIP.JK naik sekitar 18.54%, dari 1025 menjadi 1215. Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik sekitar 27.84% dari 7170 menjadi 9167. Ini menunjukkan bahwa LSIP.JK di masa lalu telah berkinerja di bawah indeks acuan. Kinerja IHSG yang kuat didorong oleh langkah-langkah pemerintah dan surplus perdagangan yang positif. Meskipun LSIP mencatatkan kinerja positif dengan kenaikan produksi CPO (minyak sawit mentah) berkat pasokan eksternal, dan menarik minat asing pada akhir tahun 2025, hal ini tampaknya belum cukup untuk mengungguli momentum pasar yang lebih luas yang dinikmati oleh IHSG.

Outlook

1 Minggu

Target: 1220

Vs Indeks: In-line

Dalam satu minggu ke depan, harga CPO kemungkinan akan mengalami volatilitas namun didukung oleh permintaan musiman menjelang hari raya. Minat asing yang berkelanjutan dapat memberikan support, menjaga kinerja saham tetap sejalan dengan indeks.

1 Bulan

Target: 1280

Vs Indeks: Outperform

Untuk satu bulan ke depan, harga CPO diperkirakan akan tetap kuat karena permintaan musiman dari Tahun Baru Imlek dan Ramadan, serta periode produksi rendah. Akumulasi oleh investor asing yang terlihat sebelumnya juga dapat mendorong harga saham. Konsensus analis 'Buy' dengan target harga yang lebih tinggi menambah keyakinan pada potensi kenaikan.

1 Tahun

Target: 1645

Vs Indeks: Outperform

Dalam satu tahun, LSIP diharapkan untuk berkinerja lebih baik dari indeks. Ini didukung oleh fundamental perusahaan yang kuat, termasuk pertumbuhan laba bersih yang solid, valuasi yang menarik (P/E dan P/B rendah), dan fokus pada peningkatan produktivitas melalui R&D. Prospek harga CPO global yang stabil pada level tinggi juga akan menjadi pendorong utama. Target harga rata-rata analis sebesar 1645 IDR menunjukkan potensi kenaikan yang signifikan.

Berita Terbaru

Harga CPO KPBN Inacom Naik Tipis Pada Senin (19/1), Perdagangan CPO di Bursa Malaysia Melemah (2026-01-20)

Harga minyak sawit mentah (CPO) di KPBN naik tipis pada 19 Januari 2026, namun melemah di Bursa Malaysia karena pemotongan tarif kanola China dan pembatalan rencana biodiesel B50 Indonesia. Permintaan musiman menjelang hari raya masih menahan pelemahan lebih dalam. Ini menunjukkan volatilitas harga komoditas utama LSIP tetapi juga adanya dukungan permintaan jangka pendek.

LSIP Diserok Asing Rp2,20 Miliar: Ada Apa di Area 1.390-1.400? (2025-11-20)

Saham LSIP menarik minat investor asing dengan net buy sebesar Rp2,20 miliar pada 19 November 2025. Pola akumulasi asing menunjukkan saham ini diposisikan untuk pertumbuhan jangka menengah, dengan dukungan bid yang kuat di area harga rendah.

Kinerja Lonsum Moncer Per September 2025, Analis Kerek Target Harga Saham LSIP (2025-11-05)

PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP) mencatat kinerja positif hingga September 2025, meskipun produksi tandan buah segar (TBS) inti sedikit menurun. Penurunan ini diimbangi oleh pasokan TBS eksternal, sehingga total produksi CPO naik 4% YoY. Analis pun menaikkan target harga saham LSIP.

Emiten Sawit Salim Grup (LSIP) Tebar Dividen Rp65 per Saham, Rombak Total Komisaris dan Direksi (2025-06-20)

PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP) memutuskan untuk membagikan dividen tunai sebesar Rp65 per saham, menunjukkan komitmen perusahaan terhadap pengembalian kepada pemegang saham. Selain itu, terjadi perombakan jajaran komisaris dan direksi yang dapat menandakan arah strategis baru.

Ikhtisar

Sekilas

Harga Saat Ini Rp. 1215
Sentimen Investing.com Bearish 30 %
Sentimen Stockbit Bullish 70 %

Buffett Indicator

8.0/10

Warren Buffett cenderung berinvestasi pada perusahaan dengan bisnis yang mudah dipahami, memiliki keunggulan kompetitif yang kuat (moat), manajemen yang kompeten, pendapatan yang konsisten, dan harga yang menarik di bawah nilai intrinsiknya. LSIP.JK, sebagai perusahaan agribisnis perkebunan yang sudah berdiri lebih dari satu abad dan merupakan bagian dari Grup Indofood, memenuhi banyak kriteria tersebut. Bisnisnya sederhana dan vital (makanan/pertanian). Perusahaan menunjukkan pertumbuhan laba yang konsisten dan memiliki rasio valuasi (P/E 4.49x, P/B 0.53x) yang menunjukkan potensi undervalued. Selain itu, neraca keuangannya sehat dengan rasio utang yang rendah. Meskipun menghadapi volatilitas harga komoditas CPO, fokus LSIP pada R&D dan keberlanjutan menunjukkan manajemen yang berpandangan jauh. Pembayaran dividen yang konsisten juga akan menarik bagi investor nilai seperti Buffett. Faktor-faktor ini menjadikan LSIP kandidat yang menarik dalam portofolio investasi ala Warren Buffett.

Prospek Jangka Pendek

Target 1 Minggu
Rp. 1220
Kinerja vs Indeks
In-line
Target 1 Bulan
Rp. 1280
Kinerja vs Indeks
Outperform

Prospek 1 Tahun

Target
Rp. 1645
Kinerja vs Indeks
Outperform

Dalam satu tahun, LSIP diharapkan untuk berkinerja lebih baik dari indeks. Ini didukung oleh fundamental perusahaan yang kuat, termasuk pertumbuhan laba bersih yang solid, valuasi yang menarik (P/E dan P/B rendah), dan fokus pada peningkatan produktivitas melalui R&D. Prospek harga CPO global yang stabil pada level tinggi juga akan menjadi pendorong utama. Target harga rata-rata analis sebesar 1645 IDR menunjukkan potensi kenaikan yang signifikan.

Gabung Newsletter kami — update rutin, ringkas, langsung ke email.

Login cepat dengan Google, bisa berhenti kapan saja.

Newsletter

Ada pertanyaan tentang data ini, apakah cocok untuk portofolio Anda atau apa risiko/peluang yang ada? Tanyakan kepada robot kami.

Informasi di situs web ini hanya untuk tujuan informasi. Ini bukan nasihat keuangan. Kami sangat menyarankan Anda membaca penafian lengkap kami sebelum menggunakan informasi apa pun di situs ini. Penggunaan Anda atas situs ini menandakan persetujuan Anda terhadap ketentuan tersebut.