ayo login

Analisis Saham AI Nomor 1 Indonesia. Keputusan Anda, Data Kami.

Orang sombong harus kaya

Harga Saat Ini: Rp 680
Target 1 Minggu: Rp 580
Target 1 Bulan: Rp 550
Target 1 Tahun: Rp 700
Sentimen Investing: Bearish
Sentimen Stockbit: Bearish

Apakah Anda ingin diberi notifikasi jika kami memiliki analisis baru, berita, atau rumor tentang saham ini? Klik di sini:

PT Mustika Ratu Tbk (MRAT.JK) Analisis Saham

Diperbarui: tuesday 23 december 2025

Tip: mulai ketik nama perusahaan untuk melihat saran. Tekan Enter atau klik Buka untuk membuka halaman analisisnya.

Grafik Saham

Stock chart

Grafik Indeks

Index chart

Grafik Relatif

Relative chart

Ringkasan

PT Mustika Ratu Tbk (MRAT) adalah produsen kosmetik tradisional, produk herbal, minuman kesehatan, dan layanan spa yang memiliki reputasi baik di Indonesia. Perusahaan ini mengoperasikan merek seperti Mustika Ratu, Mustika Puteri, Bask, Taman Sari, Java Princess, dan Ratu Mas. Secara finansial, perusahaan ini menghadapi tantangan profitabilitas. Pada tahun 2024, MRAT mencatat rugi bersih sebesar Rp 5,1 miliar, meskipun ini membaik dari kerugian Rp 14,1 miliar pada tahun 2023. Pendapatan di tahun 2024 mencapai Rp 333,6 miliar, meningkat 11% dari tahun sebelumnya. Untuk 9 bulan pertama tahun 2025, laba bersih turun 3,18% YoY menjadi Rp98,89 miliar, meskipun pendapatan naik 4,2% YoY menjadi Rp4,22 triliun, menunjukkan adanya tekanan margin. Rasio-rasio utama menunjukkan P/E Ratio negatif (-46,39), Price/Book 0,37, dan Return on Equity -0,96%. Meskipun demikian, perusahaan memiliki rasio utang terhadap ekuitas yang relatif rendah (20,5% atau 0,43 kali) dan rasio lancar yang kuat (2,80), menunjukkan kesehatan likuiditas. Strategi bisnis mencakup sinergi dengan Indomobil Group untuk ekspansi ke sektor pembiayaan, rental, dan logistik otomotif, serta fokus pada transformasi digital dan optimasi distribusi.

Sentimen Stockbit

Bearish

Skor: 15

Sentimen di Stockbit sangat bearish, ditandai dengan 'panic selling ekstrem' dan volume diskusi yang sangat tinggi pasca-rights issue yang selesai pada 18 Desember 2025. Mayoritas investor waspada terhadap volatilitas dan mengalami kerugian kertas akibat dilusi saham. Ada juga kekhawatiran tentang kinerja laba 9M yang turun dan tekanan margin, serta faktor makroekonomi yang menekan daya beli konsumen. StockBot merekomendasikan 'WAIT MANDATORY'.

Sentimen Investing.com

Bearish

Skor: 25

Sentimen anggota Investing.com terhadap MRAT cenderung bearish. Tidak ada analisis sentimen dari analis yang didukung secara resmi di platform ini. Diskusi umumnya mencerminkan kekhawatiran terhadap pergerakan harga saham dan kinerja perusahaan.

Kinerja Tahun Lalu

Status: Outperformed

Selama 365 hari terakhir, saham MRAT telah mengungguli indeks secara signifikan. Harga saham MRAT meningkat sekitar 117,9% (dari Rp312 menjadi Rp680), sementara indeks naik sekitar 21,4% (dari Rp7096 menjadi Rp8616). Kinerja positif ini sebagian besar didorong oleh lonjakan harga saham yang tidak wajar pada bulan Oktober 2025, yang menyebabkan Bursa Efek Indonesia mengeluarkan pengumuman Unusual Market Activity (UMA) karena kenaikan harga yang tajam dan tidak biasa. Saham MRAT sempat melonjak 140,83% dalam sebulan dan 61,04% secara year-to-date pada pertengahan Oktober 2025. Namun, kinerja positif ini baru-baru ini dibayangi oleh sentimen negatif pasca-rights issue pada bulan Desember 2025, yang menyebabkan dilusi signifikan dan tekanan jual ekstrem, sehingga harga mengalami koreksi tajam. Meskipun pendapatan naik 4,2% di 9M 2025, laba bersih turun 3,18%, menunjukkan tekanan pada profitabilitas. Selain itu, faktor makroekonomi seperti penurunan penjualan otomotif nasional dan kenaikan PPN juga menjadi angin sakal bagi strategi bisnis baru MRAT yang berfokus pada sinergi dengan Indomobil Group.

Outlook

1 Minggu

Target: 580

Vs Indeks: Underperform

Dalam satu minggu ke depan, saham MRAT diperkirakan akan terus menghadapi tekanan jual dan volatilitas ekstrem pasca-rights issue yang baru saja selesai. Sentimen bearish yang dominan di media sosial dan rekomendasi 'WAIT MANDATORY' dari StockBot menunjukkan bahwa konsolidasi atau penurunan lebih lanjut mungkin terjadi sebelum ada tanda-tanda stabilisasi.

1 Bulan

Target: 550

Vs Indeks: Underperform

Outlook satu bulan cenderung negatif karena dampak dilusi dari rights issue dan sentimen pasar yang masih bearish kemungkinan akan terus berlanjut. Meskipun ada kemungkinan terjadi 'dead cat bounce' karena kondisi oversold, kurangnya katalis positif jangka pendek dan tekanan makroekonomi (seperti penurunan daya beli konsumen dan kenaikan PPN) dapat menghambat pemulihan yang signifikan.

1 Tahun

Target: 700

Vs Indeks: In-line

Prospek satu tahun ke depan bergantung pada keberhasilan strategi diversifikasi perusahaan melalui sinergi dengan Indomobil Group di sektor otomotif (pembiayaan, rental, logistik) dan kemampuan MRAT untuk membalikkan tren profitabilitas negatif. Meskipun perusahaan memiliki merek yang kuat di sektor kosmetik dan herbal, kinerja keuangan yang belum konsisten dan tantangan di sektor otomotif menimbulkan ketidakpastian. Apabila strategi baru berhasil dan kondisi makroekonomi membaik, harga dapat mengalami pemulihan, namun kemungkinan akan tetap sejalan dengan pergerakan indeks secara keseluruhan, bukan outperform secara signifikan.

Berita Terbaru

Harga Naik Tajam, Bursa Pelototi Saham Mustika Ratu (MRAT) (2025-10-15)

Bursa Efek Indonesia (BEI) memantau ketat pergerakan saham PT Mustika Ratu Tbk (MRAT) karena terjadi kenaikan harga yang tidak wajar, memicu pengumuman Unusual Market Activity (UMA). Pada tanggal 14 Oktober 2025, saham MRAT melonjak 25% menjadi Rp525, dengan kenaikan 140,83% dalam sebulan dan 61,04% year-to-date. BEI menyarankan investor untuk berhati-hati dan mencermati informasi perusahaan.

MRAT Dilanda Panic Selling Ekstrem Pasca Rights Issue (2025-12-18)

Saham PT Mustika Ratu Tbk mengalami 'panic selling ekstrem' dengan volume diskusi yang sangat tinggi dan sentimen bearish dominan di Stockbit setelah rights issue selesai pada 18 Desember 2025. Dilusi saham baru (3 miliar lembar baru di harga Rp230 dibandingkan harga pasar sebelumnya Rp294-342) menekan harga secara signifikan. Laba 9M turun -3,18% meskipun pendapatan naik +4,2%, menunjukkan tekanan margin. StockBot menyarankan 'WAIT MANDATORY' karena volatilitas ekstrem pasca-rights issue.

Mustika Ratu (MRAT) Catat Kenaikan Laba dan Penjualan di Semester I-2025

PT Mustika Ratu Tbk (MRAT) mencatat laba bersih sebesar Rp396,72 juta pada semester I-2025, tumbuh 21,04% (YoY). Perusahaan juga sedang menjajaki peluang di sektor pariwisata kesehatan setelah Mahkamah Konstitusi memutuskan spa masuk dalam kategori layanan kesehatan tradisional, serta memperkuat ekspor ke Eropa dan Timur Tengah.

Rumor

Kekhawatiran Dilusi dan Koreksi Harga Pasca Rights Issue MRAT (2025-12-18)

Di media sosial Stockbit, ada diskusi yang intens dan sentimen bearish dominan mengenai efek dilusi dan koreksi harga saham MRAT setelah rights issue selesai pada 18 Desember 2025. Mayoritas pemegang saham yang tidak mengambil haknya mengalami kerugian kertas yang signifikan. Ada kekhawatiran tentang volatilitas ekstrem dan disarankan untuk 'WAIT MANDATORY' hingga stabilisasi terkonfirmasi. Ini bukan rumor 'baru' tetapi merupakan reaksi pasar yang kuat terhadap aksi korporasi yang baru saja terjadi.

Ikhtisar

Sekilas

Harga Saat Ini Rp. 680
Sentimen Investing.com Bearish 25 %
Sentimen Stockbit Bearish 15 %

Buffett Indicator

2.0/10

Warren Buffett mencari perusahaan dengan bisnis yang mudah dipahami, memiliki keunggulan kompetitif yang kuat (moat), manajemen yang rasional, dan rekam jejak profitabilitas yang konsisten. PT Mustika Ratu Tbk (MRAT) saat ini mencatat kerugian bersih dalam beberapa tahun terakhir (2023, 2024) dan penurunan laba bersih meskipun pendapatan naik di 9M 2025, menunjukkan profitabilitas yang tidak konsisten. Rights issue baru-baru ini menyebabkan dilusi signifikan dan sentimen panik jual di pasar, menimbulkan keraguan terhadap manajemen modal dan perlindungan nilai pemegang saham. Diversifikasi ke sektor terkait otomotif melalui sinergi dengan Indomobil Group juga menghadapi tantangan makroekonomi seperti penurunan penjualan mobil dan kenaikan PPN, yang menambah ketidakpastian pada prospek jangka panjang dan membuat bisnis kurang fokus. Meskipun rasio Price/Book Value mungkin terlihat rendah, kurangnya profitabilitas yang stabil, ketidakpastian strategi diversifikasi, dan reaksi pasar yang negatif terhadap aksi korporasi akan membuat Buffett sangat enggan untuk berinvestasi. Oleh karena itu, kemungkinan Buffett akan menyarankan untuk tidak membeli saham ini sangat tinggi.

Prospek Jangka Pendek

Target 1 Minggu
Rp. 580
Kinerja vs Indeks
Underperform
Target 1 Bulan
Rp. 550
Kinerja vs Indeks
Underperform

Prospek 1 Tahun

Target
Rp. 700
Kinerja vs Indeks
In-line

Prospek satu tahun ke depan bergantung pada keberhasilan strategi diversifikasi perusahaan melalui sinergi dengan Indomobil Group di sektor otomotif (pembiayaan, rental, logistik) dan kemampuan MRAT untuk membalikkan tren profitabilitas negatif. Meskipun perusahaan memiliki merek yang kuat di sektor kosmetik dan herbal, kinerja keuangan yang belum konsisten dan tantangan di sektor otomotif menimbulkan ketidakpastian. Apabila strategi baru berhasil dan kondisi makroekonomi membaik, harga dapat mengalami pemulihan, namun kemungkinan akan tetap sejalan dengan pergerakan indeks secara keseluruhan, bukan outperform secara signifikan.

Gabung Newsletter kami — update rutin, ringkas, langsung ke email.

Login cepat dengan Google, bisa berhenti kapan saja.

Newsletter

Ada pertanyaan tentang data ini, apakah cocok untuk portofolio Anda atau apa risiko/peluang yang ada? Tanyakan kepada robot kami.

Informasi di situs web ini hanya untuk tujuan informasi. Ini bukan nasihat keuangan. Kami sangat menyarankan Anda membaca penafian lengkap kami sebelum menggunakan informasi apa pun di situs ini. Penggunaan Anda atas situs ini menandakan persetujuan Anda terhadap ketentuan tersebut.