ayo login

Analisis Saham AI Nomor 1 Indonesia. Keputusan Anda, Data Kami.

Orang sombong harus kaya

Harga Saat Ini: Rp 316
Target 1 Minggu: Rp 280
Target 1 Bulan: Rp 200
Target 1 Tahun: Rp 250
Sentimen Investing: Bearish
Sentimen Stockbit: Mixed to Bearish

Apakah Anda ingin diberi notifikasi jika kami memiliki analisis baru, berita, atau rumor tentang saham ini? Klik di sini:

PT Surya Permata Andalan Tbk (NATO.JK) Analisis Saham

Diperbarui: tuesday 23 december 2025

Tip: mulai ketik nama perusahaan untuk melihat saran. Tekan Enter atau klik Buka untuk membuka halaman analisisnya.

Grafik Saham

Stock chart

Grafik Indeks

Index chart

Grafik Relatif

Relative chart

Ringkasan

PT Surya Permata Andalan Tbk (NATO) bergerak di bidang pengembangan, pengoperasian, dan pengelolaan hotel butik, vila, dan resor di Indonesia, khususnya di Bali, serta memiliki rencana ekspansi ke Pulau Selayar, Maratua, dan Rote. Secara finansial, laba bersih perusahaan pada tahun 2020 adalah Rp 900,7 juta, menurun dari Rp 3,3 miliar pada tahun 2019. Namun, pada kuartal terakhir, NATO melaporkan laba bersih sebesar Rp 964,62 miliar, naik 28,39% dari kuartal sebelumnya yang sebesar Rp 751,32 miliar. Total aset pada 30 September 2025 mencapai Rp 804,08 miliar, dengan aset lancar sebesar Rp 145,41 miliar. Meskipun ada peningkatan laba bersih kuartalan, valuasi Discounted Cash Flow (DCF) menunjukkan bahwa saham NATO sangat 'overvalued' dengan nilai intrinsik sekitar Rp 1,51 dibandingkan harga pasar saat ini Rp 316, mengindikasikan rekomendasi 'jual'.

Sentimen Stockbit

Mixed to Bearish

Skor: 45

Diskusi di Stockbit menunjukkan sentimen yang sangat fluktuatif. Pada awal Desember 2025, saham NATO mengalami 'speculative enthusiasm' dan 'rally accelerated' yang menyebabkan lonjakan harga. Namun, segera setelah itu, sentimen berubah menjadi 'volatility and frustration among holders' serta 'profit-taking' yang mengakibatkan penurunan harga. Sentimen terkini juga dipengaruhi oleh pengumuman Mandatory Tender Offer (MTO) di harga Rp 183 per saham oleh pengendali baru, yang lebih rendah dari harga pasar saat ini, memicu kekhawatiran di kalangan investor yang membeli di harga lebih tinggi.

Sentimen Investing.com

Bearish

Skor: 30

Meskipun tidak ada metrik sentimen komunitas yang spesifik dari Investing.com untuk NATO.JK, analisis valuasi (DCF) oleh Investing.com menunjukkan saham ini 'overvalued' dan merekomendasikan 'jual' dengan nilai intrinsik yang jauh di bawah harga pasar. Selain itu, fakta adanya Tender Wajib (MTO) di harga Rp 183 per saham, yang jauh di bawah harga penutupan terakhir, cenderung menciptakan sentimen negatif atau bearish dari sudut pandang fundamental dan potensi koreksi harga.

Kinerja Tahun Lalu

Status: Outperformed

Selama 365 hari terakhir, PT Surya Permata Andalan Tbk (NATO.JK) menunjukkan kinerja yang sangat superior dibandingkan dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Harga saham NATO.JK melonjak dari Rp 142 menjadi Rp 316, mencatatkan kenaikan sekitar 122.54%. Sementara itu, IHSG naik dari sekitar 7065.75 menjadi 8616.38, menghasilkan kenaikan sekitar 21.96%. Kinerja NATO.JK yang luar biasa ini didorong oleh beberapa faktor signifikan. Peningkatan tajam terjadi pada awal Desember 2025, di mana saham mencapai harga tertinggi 52 minggu, didorong oleh minat spekulatif yang intens dan kenaikan pasar ekuitas Indonesia secara umum. Pendorong utama lainnya adalah perubahan pengendali saham mayoritas pada 12 Desember 2025, di mana PT Mercury Strategic Indonesia mengakuisisi 26,871% saham NATO. Meskipun transaksi ini dilakukan pada harga Rp 183 per saham (di bawah harga pasar saat itu), berita akuisisi sering kali memicu minat investor dan spekulasi kenaikan. Adanya kewajiban Mandatory Tender Offer (MTO) oleh pengendali baru juga menjadi katalisator. Selain itu, pada Juli 2025, Gleenwood Corporation juga meningkatkan kepemilikan sahamnya secara signifikan. Peningkatan laba bersih perusahaan pada kuartal terakhir juga memberikan sentimen positif bagi pasar. Namun, volatilitas juga terjadi setelah kenaikan tajam, dengan aksi ambil untung oleh trader.

Outlook

1 Minggu

Target: 280

Vs Indeks: Underperform

Dalam satu minggu ke depan, saham NATO.JK kemungkinan akan menghadapi tekanan jual akibat aksi ambil untung (profit-taking) setelah kenaikan tajam baru-baru ini. Selain itu, pasar akan mulai mencerna implikasi dari Mandatory Tender Offer (MTO) yang akan datang pada harga Rp 183. Harga MTO yang jauh di bawah harga pasar saat ini dapat memicu kekhawatiran dan membatasi potensi kenaikan lebih lanjut, bahkan cenderung menyebabkan koreksi. Volatilitas tinggi diperkirakan akan berlanjut.

1 Bulan

Target: 200

Vs Indeks: Underperform

Dalam satu bulan ke depan, menjelang periode MTO yang dijadwalkan pada Februari-Maret 2026, tekanan terhadap harga saham NATO.JK diperkirakan akan meningkat. Investor yang membeli di harga tinggi mungkin akan menghadapi keputusan sulit terkait MTO pada harga Rp 183. Pasar cenderung akan menyesuaikan diri dengan harga MTO sebagai batas bawah, terutama bagi pemegang saham yang ingin mengikuti tender. Oleh karena itu, potensi penurunan harga menuju atau mendekati harga MTO cukup besar, yang akan menyebabkan saham ini berkinerja buruk dibandingkan indeks.

1 Tahun

Target: 250

Vs Indeks: In-line

Dalam satu tahun ke depan, setelah proses MTO selesai, kinerja NATO.JK akan sangat bergantung pada strategi dan kinerja manajemen baru di bawah PT Mercury Strategic Indonesia. Perusahaan bergerak di sektor perhotelan dan pariwisata, yang memiliki prospek pemulihan pasca-pandemi dan rencana ekspansi hotel dan resor baru. Namun, valuasi fundamental saat ini yang sangat overvalued akan menjadi tantangan. Target harga jangka panjang akan didasarkan pada kemampuan perusahaan untuk meningkatkan profitabilitas dan menciptakan nilai signifikan di luar harga akuisisi pengendali baru. Jika fundamental membaik secara substansial, ada potensi untuk menyelaraskan kembali dengan kinerja indeks, namun prospek kenaikan signifikan dari level saat ini akan terbatas oleh valuasi.

Berita Terbaru

NATO Punya Pengendali Baru, Nilai Transaksi Rp 393,45 Miliar 15/12/2025

PT Mercury Strategic Indonesia telah menjadi pengendali baru PT Surya Permata Andalan Tbk (NATO) setelah mengakuisisi 2.150.000.000 lembar saham dari PT Karunia Berkah Jayasejahtera senilai Rp 393,45 miliar pada harga Rp 183 per saham. Perubahan pengendali ini terjadi pada 12 Desember 2025 dan PT Mercury Strategic Indonesia akan melaksanakan Tender Wajib (Mandatory Tender Offer) kepada pemegang saham minoritas.

Public Expose Insidentil NATO Terkait Volatilitas Harga dan Suspensi 19/12/2025

PT Surya Permata Andalan Tbk (NATO) mengadakan paparan publik insidentil pada 19 Desember 2025, sebagai tanggapan atas permintaan penjelasan dari Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait volatilitas harga dan suspensi saham NATO yang sempat terjadi di pertengahan Desember 2025.

Aksi Senyap! Gleenwood Borong 243,86 Juta Saham NATO 15/07/2025

Gleenwood Corporation menambah porsi kepemilikan saham PT Surya Permata Andalan Tbk (NATO) dengan memborong 243,86 juta saham pada 10 Juli 2025. Setelah transaksi ini, kepemilikan Gleenwood Corporation menjadi 1,1 miliar lembar saham atau setara dengan 13,81 persen.

Rumor

Spekulasi Arbitrase dan Volatilitas Harga Akibat Tender Wajib 15/12/2025

Setelah pengumuman perubahan pengendali baru dan rencana Tender Wajib (Mandatory Tender Offer/MTO) pada harga Rp 183 per saham (dibandingkan harga pasar saat ini di Rp 316), muncul spekulasi di kalangan investor mengenai peluang arbitrase dan potensi volatilitas harga menjelang periode MTO (2 Februari – 3 Maret 2026). Sentimen di media sosial menunjukkan diskusi tentang saham yang 'faded' dan 'profit-taking' setelah kenaikan tajam, serta 'frustrasi' di antara pemegang saham yang mungkin membeli di harga lebih tinggi dari harga tender.

Ikhtisar

Sekilas

Harga Saat Ini Rp. 316
Sentimen Investing.com Bearish 30 %
Sentimen Stockbit Mixed to Bearish 45 %

Buffett Indicator

2.0/10

Warren Buffett cenderung berinvestasi pada perusahaan dengan model bisnis yang mudah dipahami, memiliki keunggulan kompetitif yang tahan lama (moat), manajemen yang kompeten, dan harga yang wajar (value investing). PT Surya Permata Andalan Tbk (NATO.JK) beroperasi di sektor perhotelan dan properti di Indonesia, yang mungkin bukan bisnis yang secara intrinsik kompleks, namun skala dan keunggulan kompetitif jangka panjangnya (moat) mungkin tidak sejelas perusahaan besar yang biasa diinvestasikan Buffett. Selain itu, valuasi DCF menunjukkan saham ini sangat overvalued (nilai intrinsik Rp 1,51 dibandingkan harga Rp 316), yang sangat bertentangan dengan prinsip value investing Buffett. Perubahan pengendali saham dan Mandatory Tender Offer di harga yang jauh lebih rendah dari harga pasar saat ini juga menunjukkan adanya spekulasi atau ketidaksesuaian nilai yang tidak akan menarik bagi Buffett. Buffett juga menghindari perusahaan dengan volatilitas harga tinggi yang didorong oleh spekulasi jangka pendek. Oleh karena itu, Warren Buffett kemungkinan besar tidak akan merekomendasikan pembelian saham ini.

Prospek Jangka Pendek

Target 1 Minggu
Rp. 280
Kinerja vs Indeks
Underperform
Target 1 Bulan
Rp. 200
Kinerja vs Indeks
Underperform

Prospek 1 Tahun

Target
Rp. 250
Kinerja vs Indeks
In-line

Dalam satu tahun ke depan, setelah proses MTO selesai, kinerja NATO.JK akan sangat bergantung pada strategi dan kinerja manajemen baru di bawah PT Mercury Strategic Indonesia. Perusahaan bergerak di sektor perhotelan dan pariwisata, yang memiliki prospek pemulihan pasca-pandemi dan rencana ekspansi hotel dan resor baru. Namun, valuasi fundamental saat ini yang sangat overvalued akan menjadi tantangan. Target harga jangka panjang akan didasarkan pada kemampuan perusahaan untuk meningkatkan profitabilitas dan menciptakan nilai signifikan di luar harga akuisisi pengendali baru. Jika fundamental membaik secara substansial, ada potensi untuk menyelaraskan kembali dengan kinerja indeks, namun prospek kenaikan signifikan dari level saat ini akan terbatas oleh valuasi.

Gabung Newsletter kami — update rutin, ringkas, langsung ke email.

Login cepat dengan Google, bisa berhenti kapan saja.

Newsletter

Ada pertanyaan tentang data ini, apakah cocok untuk portofolio Anda atau apa risiko/peluang yang ada? Tanyakan kepada robot kami.

Informasi di situs web ini hanya untuk tujuan informasi. Ini bukan nasihat keuangan. Kami sangat menyarankan Anda membaca penafian lengkap kami sebelum menggunakan informasi apa pun di situs ini. Penggunaan Anda atas situs ini menandakan persetujuan Anda terhadap ketentuan tersebut.