ayo login

Analisis Saham AI Nomor 1 Indonesia. Keputusan Anda, Data Kami.

Orang sombong harus kaya

Harga Saat Ini: Rp 60
Target 1 Minggu: Rp 64
Target 1 Bulan: Rp 68
Target 1 Tahun: Rp 75
Sentimen Investing: Sangat Bearish
Sentimen Stockbit: Campuran ke Bearish

Apakah Anda ingin diberi notifikasi jika kami memiliki analisis baru, berita, atau rumor tentang saham ini? Klik di sini:

PT Hassana Boga Sejahtera Tbk (NAYZ.JK) Analisis Saham

Diperbarui: tuesday 23 december 2025

Tip: mulai ketik nama perusahaan untuk melihat saran. Tekan Enter atau klik Buka untuk membuka halaman analisisnya.

Grafik Saham

Stock chart

Grafik Indeks

Index chart

Grafik Relatif

Relative chart

Ringkasan

PT Hassana Boga Sejahtera Tbk (NAYZ.JK) bergerak di sektor Non-Siklikal Konsumen, industri Makanan & Tembakau, berfokus pada produksi dan penjualan produk makanan bayi organik, beras organik, sereal, kaldu, dan sayuran kering. Perusahaan ini didirikan pada tahun 2009 dan memiliki 68 karyawan. Secara finansial, NAYZ.JK menunjukkan rasio P/E negatif (-74.5x) yang mengindikasikan bahwa perusahaan saat ini tidak menghasilkan keuntungan. Rasio Harga/Buku (Price/Book) sebesar 2.4x. Perusahaan telah melakukan rebranding menjadi HBS Food dan memperluas lini produk serta jangkauan pasar melalui kios 'Nayz Spot Premium' dan produk bumbu baru. Meskipun memiliki rencana ekspansi yang agresif, tantangan profitabilitas dan volatilitas harga saham yang tinggi perlu menjadi perhatian investor.

Sentimen Stockbit

Campuran ke Bearish

Skor: —

Meskipun tidak ada data sentimen skor spesifik yang ditemukan di Stockbit, mengingat volatilitas harga saham NAYZ.JK yang tinggi, suspensi perdagangan yang sering terjadi, serta sentimen negatif dari platform lain, diskusi di Stockbit kemungkinan besar mencerminkan sentimen campuran dengan kecenderungan bearish. Investor mungkin memperdebatkan potensi pemulihan perusahaan melawan risiko kerugian dan ketidakpastian fundamental.

Sentimen Investing.com

Sangat Bearish

Skor: 15

Sentimen Investing.com untuk NAYZ.JK menunjukkan pandangan 'Bearish' dari anggota komunitas. Analisis teknikal secara keseluruhan memberikan sinyal 'Strong Sell', baik dari indikator teknikal maupun rata-rata pergerakan. Ini menunjukkan bahwa mayoritas indikator teknikal mengarah pada penurunan harga saham.

Kinerja Tahun Lalu

Status: Mengungguli

Selama 365 hari terakhir berdasarkan data yang diberikan, saham NAYZ.JK mencatat kenaikan harga sebesar 36.36% (dari Rp44 menjadi Rp60), sementara indeks IHSG naik sebesar 21.42% (dari Rp7096 menjadi Rp8616). Ini menunjukkan bahwa NAYZ.JK secara signifikan mengungguli kinerja indeks. Kinerja ini didorong oleh beberapa faktor. Pada Februari 2024, terjadi perubahan pengendali saham yang memicu pergerakan harga. Pada Januari 2025 dan September 2025, saham NAYZ mengalami peningkatan harga yang sangat signifikan, bahkan menyebabkan suspensi perdagangan oleh BEI sebagai upaya 'cooling down' untuk melindungi investor. Perusahaan juga aktif melakukan ekspansi bisnis, seperti peluncuran kios 'Nayz Spot Premium' pada awal 2025 dan pengembangan produk 'Nayz Bumbu' serta relaunching bumbu MPASI dengan formula baru pada pertengahan 2025. Perombakan direksi dan rebranding menjadi HBS Food pada Oktober 2024 juga menjadi katalis. Namun, di sisi lain, divestasi saham oleh pemegang saham besar (Asiavesta Investama Jaya) pada Agustus 2025 dan masih adanya kerugian (P/E negatif) menunjukkan adanya tekanan dan ketidakpastian fundamental, menyebabkan volatilitas tinggi meskipun secara keseluruhan mengungguli indeks.

Outlook

1 Minggu

Target: 64

Vs Indeks: Berkinerja di bawah

Dalam satu minggu ke depan, sentimen 'Strong Sell' dari analisis teknikal Investing.com mengindikasikan tekanan jual yang berkelanjutan. Meskipun harga terakhir di Investing.com adalah Rp66, berdasarkan sinyal teknikal negatif, kemungkinan harga akan sedikit menurun atau stagnan.

1 Bulan

Target: 68

Vs Indeks: Sesuai dengan

Untuk satu bulan ke depan, meskipun sentimen teknikal masih negatif, upaya rebranding dan peluncuran produk baru oleh NAYZ dapat memberikan dukungan. Perusahaan menunjukkan komitmen untuk ekspansi pasar, yang bisa menarik minat investor jangka pendek jika ada katalis positif tambahan. Namun, volatilitas tinggi dan fundamental yang belum kokoh akan membatasi kenaikan signifikan.

1 Tahun

Target: 75

Vs Indeks: Berkinerja di bawah

Dalam satu tahun ke depan, prospek NAYZ.JK akan sangat bergantung pada keberhasilan strategi ekspansi produk dan rebranding mereka menjadi HBS Food. Meskipun ada potensi pertumbuhan dari lini produk baru dan perluasan jangkauan pasar, perusahaan masih menghadapi tantangan fundamental berupa profitabilitas (P/E negatif) dan sejarah volatilitas harga yang ekstrem disertai suspensi perdagangan. Jika perusahaan mampu menunjukkan perbaikan kinerja keuangan yang berkelanjutan dan mencapai profitabilitas, harga saham bisa naik. Namun, tanpa fundamental yang kuat dan stabil, saham ini tetap berisiko tinggi dan berpotensi underperform dibandingkan indeks pasar yang lebih stabil.

Berita Terbaru

Hassana Boga (NAYZ) Rombak Jajaran Direksi hingga Rebranding Jadi HBS Food (2024-10-11)

PT Hassana Boga Sejahtera Tbk (NAYZ) melakukan perombakan jajaran direksi dan rebranding menjadi HBS Food pada 11 Oktober 2024. Arief Banang Trinovan ditunjuk sebagai Direktur Utama yang baru, dengan tujuan memperkuat strategi perusahaan di industri makanan sehat, halal, dan bergizi.

Hassana Boga ekspansi bisnis kembangkan produk baru (2025-02-10)

Emiten NAYZ melakukan ekspansi bisnis dengan mengembangkan lini produk baru 'Nayz Bumbu' untuk semua umur, serta meluncurkan kios modern 'Nayz Spot Premium' khusus bayi & anak-anak. Ini merupakan upaya untuk memenuhi kebutuhan pasar akan makanan sehat dan praktis.

Relaunching Produk, Hassana Boga Sejahtera (NAYZ) Perluas Jangkauan Pasar (2025-08-25)

PT Hassana Boga Sejahtera Tbk (NAYZ) atau HBS Food resmi meluncurkan kembali produk Bumbu Khusus MPASI dengan formula baru yang diperkaya Omega 3 dan 6. Langkah ini bertujuan untuk memperluas jangkauan pasar dan memenuhi permintaan produk makanan sehat yang meningkat.

Pengendali Lepas Kepemilikan, Asia Intrainvesta Ambil Alih Saham Hassana Boga (NAYZ) (2024-02-07)

PT Hassana Investa Utama melepas seluruh kepemilikan sahamnya di NAYZ, dan PT Asia Intrainvesta menjadi pemegang saham pengendali baru dengan 56,47% kepemilikan. Transaksi terjadi pada 5-7 Februari 2024 dengan harga Rp16 per saham.

Melaju Terlalu Kencang, Perdagangan Saham NAYZ dan STRK Dihentikan Sementara (2025-09-08)

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham NAYZ pada 8 September 2025, setelah terjadi peningkatan harga kumulatif yang signifikan. Saham NAYZ ditutup di level Rp109 pada perdagangan sebelumnya, menunjukkan volatilitas tinggi.

Ikhtisar

Sekilas

Harga Saat Ini Rp. 60
Sentimen Investing.com Sangat Bearish 15 %
Sentimen Stockbit Campuran ke Bearish

Buffett Indicator

2.0/10

Warren Buffett cenderung berinvestasi pada perusahaan dengan model bisnis yang mudah dipahami, memiliki keunggulan kompetitif (moat) yang kuat, manajemen yang konsisten dan kompeten, serta rekam jejak profitabilitas yang solid dan valuasi yang menarik. NAYZ.JK, meskipun bergerak di sektor makanan bayi yang esensial, saat ini menunjukkan P/E rasio negatif, menandakan ketidakmampuan untuk menghasilkan keuntungan. Volatilitas harga saham yang sangat tinggi, perubahan kepemilikan pengendali, dan seringnya suspensi perdagangan menunjukkan kurangnya stabilitas dan prediktabilitas. Keunggulan kompetitif jangka panjang NAYZ di pasar yang kompetitif juga belum terlihat jelas. Mengingat kriteria-kriteria Buffett, NAYZ.JK kemungkinan besar tidak akan menjadi pilihan investasi yang disarankan olehnya karena fundamentalnya yang lemah, kurangnya profitabilitas, dan tingginya risiko spekulatif.

Prospek Jangka Pendek

Target 1 Minggu
Rp. 64
Kinerja vs Indeks
Berkinerja di bawah
Target 1 Bulan
Rp. 68
Kinerja vs Indeks
Sesuai dengan

Prospek 1 Tahun

Target
Rp. 75
Kinerja vs Indeks
Berkinerja di bawah

Dalam satu tahun ke depan, prospek NAYZ.JK akan sangat bergantung pada keberhasilan strategi ekspansi produk dan rebranding mereka menjadi HBS Food. Meskipun ada potensi pertumbuhan dari lini produk baru dan perluasan jangkauan pasar, perusahaan masih menghadapi tantangan fundamental berupa profitabilitas (P/E negatif) dan sejarah volatilitas harga yang ekstrem disertai suspensi perdagangan. Jika perusahaan mampu menunjukkan perbaikan kinerja keuangan yang berkelanjutan dan mencapai profitabilitas, harga saham bisa naik. Namun, tanpa fundamental yang kuat dan stabil, saham ini tetap berisiko tinggi dan berpotensi underperform dibandingkan indeks pasar yang lebih stabil.

Gabung Newsletter kami — update rutin, ringkas, langsung ke email.

Login cepat dengan Google, bisa berhenti kapan saja.

Newsletter

Ada pertanyaan tentang data ini, apakah cocok untuk portofolio Anda atau apa risiko/peluang yang ada? Tanyakan kepada robot kami.

Informasi di situs web ini hanya untuk tujuan informasi. Ini bukan nasihat keuangan. Kami sangat menyarankan Anda membaca penafian lengkap kami sebelum menggunakan informasi apa pun di situs ini. Penggunaan Anda atas situs ini menandakan persetujuan Anda terhadap ketentuan tersebut.