ayo login

Analisis Saham AI Nomor 1 Indonesia. Keputusan Anda, Data Kami.

Orang sombong harus kaya

Harga Saat Ini: Rp 2070
Target 1 Minggu: Rp 2100
Target 1 Bulan: Rp 2150
Target 1 Tahun: Rp 2250
Sentimen Investing: Bullish
Sentimen Stockbit: Bullish

Apakah Anda ingin diberi notifikasi jika kami memiliki analisis baru, berita, atau rumor tentang saham ini? Klik di sini:

PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS.JK) Analisis Saham

Diperbarui: tuesday 20 january 2026

Tip: mulai ketik nama perusahaan untuk melihat saran. Tekan Enter atau klik Buka untuk membuka halaman analisisnya.

Grafik Saham

Stock chart

Grafik Indeks

Index chart

Grafik Relatif

Relative chart

Ringkasan

PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS.JK) adalah BUMN yang bergerak di bidang transmisi dan distribusi gas bumi, serta merupakan penyedia solusi energi terintegrasi. Perusahaan ini memiliki peran vital dalam infrastruktur energi nasional dengan mengoperasikan lebih dari 10.000 km pipa gas, mencakup 96% jaringan pipa gas nasional. PGAS tercatat memiliki aset sebesar US$6,42 miliar pada Semester I-2025. Meskipun mencatat pertumbuhan pendapatan, laba bersih PGAS terkoreksi di Semester I-2025, sebagian karena tantangan pasokan gas dari Blok Corridor yang menurun alami dan ketergantungan pada LNG impor yang lebih mahal. Namun, diversifikasi bisnis ke LNG trading dan jasa regasifikasi memberikan kontribusi positif. PGAS juga memiliki margin keuntungan sebesar 15,26%, lebih tinggi dari rata-rata industri di Indonesia. Perusahaan ini dikenal menawarkan dividen yang menarik, dengan imbal hasil sekitar 10%. Posisi strategisnya sebagai subholding dalam Holding BUMN Migas juga menjadi keunggulan.

Sentimen Stockbit

Bullish

Skor: —

Sentimen di Stockbit cenderung bullish untuk PGAS. Investor mencatat adanya akumulasi asing yang rutin sejak Desember dan indikator osilator yang semakin bullish dan menguat. Selain itu, berita mengenai kesiapan PGAS untuk meregasifikasi 30 kargo LNG demi pemenuhan kebutuhan gas domestik juga dipandang positif.

Sentimen Investing.com

Bullish

Skor: —

Sentimen di Investing.com menunjukkan gambaran bullish, terutama dari analisis teknikal. Indikator teknikal harian dan rata-rata bergerak PGAS menunjukkan sinyal 'Sangat Beli'. Meskipun ada target harga analis yang sedikit di bawah harga saat ini (sekitar Rp 1.880), rekomendasi keseluruhan dari analis tetap 'Beli'. Sentimen dari anggota platform sendiri cenderung campuran antara bullish dan bearish.

Kinerja Tahun Lalu

Status: Underperformed

Selama setahun terakhir, harga saham PGAS meningkat sekitar 25,45% (dari 1650 menjadi 2070), sementara Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik sekitar 27,84% (dari 7170 menjadi 9167). Ini menunjukkan bahwa PGAS sedikit 'Underperformed' dibandingkan indeks pasar secara keseluruhan. Kinerja ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, termasuk koreksi laba bersih sebesar 22,60% di Semester I-2025 meskipun pendapatan tumbuh. Tantangan pasokan gas dari Blok Corridor yang menurun dan penyempitan margin distribusi akibat harga LNG impor yang lebih tinggi juga menekan profitabilitas. Namun, upaya diversifikasi ke segmen LNG trading dan jasa regasifikasi membantu menopang pendapatan. Di sisi positif, PGAS menunjukkan kinerja solid di Kuartal I 2025 berkat optimalisasi infrastruktur. Pada akhir tahun 2025, JPMorgan bahkan menaikkan peringkat PGAS menjadi Overweight, mencatat saham ini mengungguli indeks MXID sebesar 11% dalam sebulan terakhir, menunjukkan pembalikan momentum positif. Penyaluran gas baru ke PT Bumi Menara Internusa mulai awal 2026 juga menjadi katalis positif.

Outlook

1 Minggu

Target: 2100

Vs Indeks: Outperform

Dengan sentimen positif dari analisis teknikal 'Sangat Beli' di Investing.com dan momentum akumulasi asing di Stockbit, diperkirakan PGAS dapat mengalami kenaikan harga minor dalam satu minggu ke depan.

1 Bulan

Target: 2150

Vs Indeks: In-line

Melanjutkan momentum positif, dengan dukungan dari upaya diversifikasi bisnis ke LNG dan prospek kinerja yang stabil di tahun 2025 yang diproyeksikan oleh beberapa analis. Namun, beberapa target harga analis (misalnya Rp 2.000 dari OCBC Sekuritas, Rp 1.800 dari Kiwoom Sekuritas) menunjukkan potensi kenaikan yang lebih terbatas atau fluktuasi.

1 Tahun

Target: 2250

Vs Indeks: Outperform

Untuk outlook satu tahun, PGAS memiliki potensi untuk mengungguli indeks, didukung oleh peran strategisnya dalam ketahanan energi nasional, ekspansi infrastruktur gas, dan diversifikasi ke segmen LNG yang terus berkontribusi. Meskipun ada tantangan pasokan dan risiko intervensi pemerintah pada harga gas, beberapa analis memiliki target harga yang lebih tinggi (misalnya Rp 2.220 dari JPMorgan, Rp 2.200 dari Edvisor Provina Visindo Praska Putrantyo). Ketersediaan dividen yang menarik juga menjadi daya tarik jangka panjang.

Berita Terbaru

Laba Bersih PGN (PGAS) Terkoreksi 22,60% di Semester I-2025

PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) melaporkan penurunan laba bersih sebesar 22,60% pada semester I-2025. Meskipun demikian, pendapatan perusahaan mencatat pertumbuhan sebesar 5,4%. Penurunan laba bersih ini menjadi tantangan strategis bagi PGAS.

JPMorgan Mempertahankan Peringkat Overweight untuk Saham PT Perusahaan Gas Negara dengan Target Harga Rp 2.220 (2025-12-22)

JPMorgan menegaskan kembali peringkat Overweight untuk PGAS dengan target harga Rp 2.220. Bank investasi tersebut menyoroti kinerja PGAS yang mengungguli indeks MXID sebesar 11% dalam sebulan terakhir, didorong oleh arus masuk bersih asing.

PGN Catat Kinerja Solid di Kuartal I 2025, Laba Bersih Capai USD 62 Juta (2025-04-30)

PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) menunjukkan kinerja operasional dan keuangan yang solid di Kuartal I 2025, dengan laba bersih mencapai USD 62 juta, di tengah tantangan geopolitik dan fluktuasi harga energi global. Kinerja ini didukung oleh peran strategis PGN dalam menjaga ketahanan energi nasional.

PGAS Siap Regasifikasi 30 Kargo Demi Pemenuhan Kebutuhan Gas Domestik (2026-01-20)

Perusahaan Gas Negara melalui anak usahanya, PT PGN LNG Indonesia, berencana mengirimkan 30 kargo LNG ke fasilitas regasifikasi di Lampung selama 2026, meningkat dari 23 kargo selama 2025. Ini menunjukkan upaya PGN dalam memenuhi kebutuhan gas domestik.

KPK Periksa Ketua KPPU Soal Kasus Dugaan Korupsi Jual Beli Gas PGN (2026-01-19)

Ketua KPPU, Fanshurullah Asa, diperiksa oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan kasus korupsi dalam jual beli gas PGN. Perkembangan ini dapat memengaruhi sentimen investor terhadap PGAS.

Ikhtisar

Sekilas

Harga Saat Ini Rp. 2070
Sentimen Investing.com Bullish
Sentimen Stockbit Bullish

Buffett Indicator

6.5/10

Warren Buffett cenderung berinvestasi pada perusahaan dengan keunggulan kompetitif yang kuat (moat), model bisnis yang mudah dipahami dan stabil, manajemen yang baik, serta valuasi yang menarik. PGAS memiliki beberapa karakteristik ini: sebagai BUMN di sektor energi vital, ia memiliki 'moat' dalam infrastruktur gas yang luas dan peran strategis. Bisnis distribusi gas relatif stabil. Perusahaan juga menawarkan dividen yang menarik. Namun, terdapat beberapa aspek yang mungkin kurang sesuai dengan filosofi Buffett secara ketat. Fluktuasi laba bersih (penurunan di Semester I-2025), tantangan pasokan gas, dan risiko intervensi pemerintah pada harga gas dapat mengurangi prediktabilitas pendapatan dan margin, yang menjadi perhatian utama Buffett. Meskipun merupakan pemain dominan, faktor eksternal ini bisa membatasi kemampuan perusahaan untuk secara konsisten menghasilkan laba yang tinggi tanpa terpengaruh regulasi. Mengingat campuran antara kekuatan dan tantangan eksternal, Buffett mungkin akan melihatnya sebagai investasi yang layak dengan hati-hati, terutama jika valuasi sangat menarik dan manajemen dapat menavigasi tantangan tersebut.

Prospek Jangka Pendek

Target 1 Minggu
Rp. 2100
Kinerja vs Indeks
Outperform
Target 1 Bulan
Rp. 2150
Kinerja vs Indeks
In-line

Prospek 1 Tahun

Target
Rp. 2250
Kinerja vs Indeks
Outperform

Untuk outlook satu tahun, PGAS memiliki potensi untuk mengungguli indeks, didukung oleh peran strategisnya dalam ketahanan energi nasional, ekspansi infrastruktur gas, dan diversifikasi ke segmen LNG yang terus berkontribusi. Meskipun ada tantangan pasokan dan risiko intervensi pemerintah pada harga gas, beberapa analis memiliki target harga yang lebih tinggi (misalnya Rp 2.220 dari JPMorgan, Rp 2.200 dari Edvisor Provina Visindo Praska Putrantyo). Ketersediaan dividen yang menarik juga menjadi daya tarik jangka panjang.

Gabung Newsletter kami — update rutin, ringkas, langsung ke email.

Login cepat dengan Google, bisa berhenti kapan saja.

Newsletter

Ada pertanyaan tentang data ini, apakah cocok untuk portofolio Anda atau apa risiko/peluang yang ada? Tanyakan kepada robot kami.

Informasi di situs web ini hanya untuk tujuan informasi. Ini bukan nasihat keuangan. Kami sangat menyarankan Anda membaca penafian lengkap kami sebelum menggunakan informasi apa pun di situs ini. Penggunaan Anda atas situs ini menandakan persetujuan Anda terhadap ketentuan tersebut.