ayo login

Analisis Saham AI Nomor 1 Indonesia. Keputusan Anda, Data Kami.

Orang sombong harus kaya

Harga Saat Ini: Rp 234
Target 1 Minggu: Rp 230
Target 1 Bulan: Rp 280
Target 1 Tahun: Rp 500
Sentimen Investing: Mixed to Slightly Bearish
Sentimen Stockbit: Mixed to Slightly Bearish

Apakah Anda ingin diberi notifikasi jika kami memiliki analisis baru, berita, atau rumor tentang saham ini? Klik di sini:

PT. Multi Makmur Lemindo (PIPA.JK) Analisis Saham

Diperbarui: tuesday 23 december 2025

Tip: mulai ketik nama perusahaan untuk melihat saran. Tekan Enter atau klik Buka untuk membuka halaman analisisnya.

Grafik Saham

Stock chart

Grafik Indeks

Index chart

Grafik Relatif

Relative chart

Ringkasan

PT Multi Makmur Lemindo Tbk (PIPA) awalnya didirikan pada tahun 2005 dengan fokus pada produksi lem PVC, kemudian pada tahun 2012 beralih ke produksi dan distribusi pipa PVC, HDPE, fitting, serta produk bahan bangunan lainnya. Produk-produknya melayani sektor properti, manufaktur, pertanian, industri, dan infrastruktur. Perusahaan ini memiliki fasilitas produksi di Kota Tangerang, Banten. Secara historis, pada tahun 2024, pendapatan PIPA sebesar Rp27 miliar, menurun 15,89% dari tahun sebelumnya, dengan laba sebesar Rp313,28 juta, menurun 37,79%. Namun, pada kuartal III-2025, perusahaan berhasil membalikkan kerugian menjadi laba dengan peningkatan pendapatan sebesar 30,49% menjadi Rp25,89 miliar. Total aset perusahaan menunjukkan pertumbuhan signifikan sebesar 696,06% dari Rp22 miliar menjadi Rp175 miliar antara tahun 2020 dan 2024, sementara liabilitas tumbuh 21,64%, menunjukkan neraca keuangan yang sehat. Perubahan fundamental yang paling signifikan adalah transformasi bisnis PIPA menjadi holding investasi energi terintegrasi, dengan PT Morris Capital Indonesia (MCI) sebagai pemegang saham pengendali baru sejak Oktober 2025. PIPA berencana melakukan investasi besar di aset pengolahan minyak dan gas, infrastruktur energi, dan perdagangan migas pada tahun 2026. Meskipun rasio P/E (269,7) dan Price/Book (7,15) menunjukkan valuasi yang tinggi berdasarkan data lama, prospek fundamental sedang mengalami pergeseran besar dengan potensi pertumbuhan di sektor energi.

Sentimen Stockbit

Mixed to Slightly Bearish

Skor: 40

Diskusi di Stockbit pada 23 Desember 2025 menunjukkan sentimen yang beragam dan cenderung spekulatif. Beberapa pengguna menyatakan kekhawatiran tentang potensi penurunan harga ('awas d banting', 'cosplay jadi komedian') dan adanya aktivitas scalping yang tinggi. Ada juga komentar yang mencerminkan frustrasi terhadap pergerakan harga yang tidak menentu. Meskipun ada optimisme dari beberapa investor, sentimen secara keseluruhan lebih condong ke arah kehati-hatian dan volatilitas, dengan banyak spekulasi tentang harga pelaksanaan tender wajib.

Sentimen Investing.com

Mixed to Slightly Bearish

Skor: 35

Investing.com mencatat bahwa 'Members' Sentiments' menunjukkan campuran 'Bearish' dan 'Bullish', menandakan pandangan yang terbagi di antara para anggota komunitas. Namun, analisis teknikal harian pada Investing.com secara konsisten memberikan sinyal 'Strong Sell', yang dapat mempengaruhi sentimen investor jangka pendek. Ini menunjukkan adanya tekanan jual teknikal meskipun sentimen anggota terbagi. Tidak ada influencer atau hashtag spesifik yang menonjol dari hasil pencarian.

Kinerja Tahun Lalu

Status: Outperformed

Selama 365 hari terakhir, PT Multi Makmur Lemindo (PIPA.JK) menunjukkan kinerja yang luar biasa, melonjak dari 11 IDR menjadi 234 IDR (berdasarkan data historis yang disediakan), mencerminkan kenaikan sekitar 2027%. Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hanya meningkat sekitar 21,4% dalam periode yang sama. PIPA.JK secara signifikan mengungguli indeks, bahkan disebut sebagai 'top gainer' di IDX dan termasuk dalam 10 saham berkinerja terbaik. Kinerja superior ini didorong oleh beberapa faktor kunci. Pertama dan terpenting adalah pengumuman akuisisi mayoritas saham oleh PT Morris Capital Indonesia pada September 2025, diikuti dengan rencana transformasi bisnis PIPA dari manufaktur pipa PVC menjadi holding investasi energi terintegrasi yang berfokus pada minyak dan gas. Rencana ini termasuk suntikan modal sebesar Rp3 triliun dan investasi besar di aset pengolahan migas serta infrastruktur. Selain itu, PIPA juga mencatatkan pembalikan kinerja keuangan dari rugi menjadi laba pada kuartal III-2025, dengan peningkatan pendapatan sebesar 30,49%, yang semakin memperkuat sentimen positif investor terhadap prospek perusahaan. Optimisme terhadap industri migas dan program infrastruktur pemerintah juga berkontribusi pada kenaikan harga saham. Kombinasi berita akuisisi strategis, diversifikasi bisnis ke sektor energi yang prospektif, dan perbaikan kinerja finansial menjadi katalis utama yang mendorong kenaikan harga saham PIPA yang masif dalam setahun terakhir.

Outlook

1 Minggu

Target: 230

Vs Indeks: In-line

Dalam satu minggu ke depan, harga saham PIPA kemungkinan akan menghadapi volatilitas tinggi. Meskipun ada katalis jangka panjang yang kuat, sentimen jangka pendek di media sosial cenderung beragam hingga sedikit bearish, dengan indikasi kekhawatiran akan spekulasi dan tekanan jual. Analisis teknikal harian dari Investing.com juga menunjukkan sinyal 'Strong Sell'. Mengingat ketidakpastian ini, saham PIPA diperkirakan akan bergerak sejalan dengan indeks atau sedikit di bawahnya, dengan target harga sekitar 230 IDR, sedikit di bawah harga penutupan terakhir, mencerminkan konsolidasi atau koreksi minor.

1 Bulan

Target: 280

Vs Indeks: Outperform

Dalam satu bulan, prospek PIPA lebih positif. Proses Penawaran Tender Wajib (MTO) oleh Morris Capital Indonesia ditargetkan rampung pada awal tahun 2026, yang dapat menjadi katalis jangka pendek yang kuat. Meskipun Investing.com memberikan sinyal 'buy' untuk 1-bulan. Transformasi bisnis ke sektor energi, dengan rencana investasi yang jelas, kemungkinan akan menarik minat investor jangka menengah. Target harga diperkirakan sekitar 280 IDR, menunjukkan potensi kenaikan yang moderat dan diperkirakan akan mengungguli indeks.

1 Tahun

Target: 500

Vs Indeks: Outperform

Dalam satu tahun ke depan, prospek PIPA sangat menjanjikan berkat transformasi strategis menjadi holding investasi energi terintegrasi. Perusahaan memiliki rencana ambisius untuk berinvestasi di aset pengolahan migas, memperkuat infrastruktur, dan ekspansi perdagangan energi melalui akuisisi, didukung oleh injeksi modal dan penerbitan obligasi. Meskipun ada risiko yang melekat pada transisi bisnis besar ini, potensi pertumbuhan di sektor energi Indonesia dan posisi perusahaan yang baru sebagai entitas investasi dapat mendorong apresiasi nilai yang signifikan. Dengan kinerja keuangan yang membaik di Q3-2025 dan pertumbuhan aset yang kuat, PIPA berpotensi mencapai target harga 500 IDR dan mengungguli indeks dalam jangka panjang.

Berita Terbaru

PIPA Umumkan Perusahaan Resmi Menjadi Holding Investasi Energi Terintegrasi (18 Des 2025)

PT Multi Makmur Lemindo Tbk (PIPA) telah resmi mengumumkan transformasi bisnisnya menjadi holding investasi energi terintegrasi, dengan fokus pada pengembangan ekosistem minyak dan gas (migas). Perubahan fundamental ini didorong oleh masuknya PT Morris Capital Indonesia (MCI) sebagai pemegang saham pengendali baru. PIPA berencana untuk melakukan investasi inti bisnis pada aset pengolahan minyak dan gas senilai hingga Rp300 miliar, menerbitkan obligasi untuk memperkuat logistik dan infrastruktur energi senilai Rp460 miliar, serta mengakuisisi perusahaan afiliasi di sektor perdagangan migas dengan penerbitan obligasi hingga Rp200 miliar pada tahun 2026.

Morris Capital Akuisisi Multi Makmur (PIPA), Mau Suntik Duit Rp3 T (12 Sep 2025)

Morris Capital Indonesia (MCI) tengah dalam proses mengakuisisi 57% saham PT Multi Makmur Lemindo Tbk (PIPA) dengan rencana menyuntikkan dana hingga Rp3 triliun. Akuisisi ini bertujuan untuk diversifikasi bisnis PIPA ke sektor minyak dan gas (migas) serta infrastruktur. Pada 8 Agustus 2025, Morris Capital telah merealisasikan pembelian 174.675.000 lembar saham PIPA dengan harga Rp80 per saham.

Ubah Rugi Jadi Laba, Prospek Bisnis Multi Makmur Lemindo (PIPA) Makin Cerah (11 Nov 2025)

PT Multi Makmur Lemindo Tbk (PIPA) berhasil membalikkan kerugian menjadi laba pada kuartal III-2025, dengan pendapatan usaha mencapai Rp25,89 miliar, meningkat 30,49% dari periode yang sama tahun sebelumnya. Kontribusi terbesar berasal dari segmen pipa. Perseroan optimistis dapat mencapai target pendapatan hingga Rp38 miliar, didorong oleh peningkatan proyek infrastruktur dan properti.

Rumor

Spekulasi Seputar Harga Tender Wajib dan Volatilitas Saham PIPA (23 Des 2025)

Di Stockbit, terdapat rumor dan spekulasi di kalangan investor mengenai harga pelaksanaan tender wajib (MTO) oleh Morris Capital. Beberapa komentar mengindikasikan kekhawatiran akan volatilitas harga saham ('awas d banting', 'cosplay jadi komedian') dan diskusi tentang apakah harga akan naik agar scalping tidak terjadi, menunjukkan adanya elemen spekulasi dan ketidakpastian jangka pendek di pasar terkait akuisisi dan harga saham.

Ikhtisar

Sekilas

Harga Saat Ini Rp. 234
Sentimen Investing.com Mixed to Slightly Bearish 35 %
Sentimen Stockbit Mixed to Slightly Bearish 40 %

Buffett Indicator

2.0/10

Warren Buffett cenderung berinvestasi pada bisnis yang mudah dipahami, memiliki moat (keunggulan kompetitif) yang jelas, memiliki pendapatan yang stabil dan dapat diprediksi, manajemen yang jujur dan kompeten, serta harga yang wajar. PIPA.JK saat ini sedang dalam proses transformasi bisnis yang signifikan dari manufaktur pipa ke holding investasi energi terintegrasi. Meskipun potensi pertumbuhan di sektor energi ada, transisi ini menimbulkan ketidakpastian dan risiko yang tinggi, menjadikannya kurang 'mudah dipahami' dalam filosofi Buffett. Selain itu, PIPA berencana melakukan investasi besar yang didanai melalui obligasi, yang berarti peningkatan utang. Buffett umumnya menghindari perusahaan dengan tingkat utang tinggi dan lebih memilih perusahaan yang menghasilkan arus kas bebas yang kuat. Kinerja laba tahun 2024 juga menunjukkan penurunan, meskipun Q3 2025 menunjukkan pembalikan. Moat untuk bisnis baru di sektor energi masih perlu dibuktikan. Oleh karena itu, kemungkinan Warren Buffett akan menyarankan untuk membeli saham ini sangat rendah karena sifat spekulatif dari transformasi bisnis dan risiko yang terkait.

Prospek Jangka Pendek

Target 1 Minggu
Rp. 230
Kinerja vs Indeks
In-line
Target 1 Bulan
Rp. 280
Kinerja vs Indeks
Outperform

Prospek 1 Tahun

Target
Rp. 500
Kinerja vs Indeks
Outperform

Dalam satu tahun ke depan, prospek PIPA sangat menjanjikan berkat transformasi strategis menjadi holding investasi energi terintegrasi. Perusahaan memiliki rencana ambisius untuk berinvestasi di aset pengolahan migas, memperkuat infrastruktur, dan ekspansi perdagangan energi melalui akuisisi, didukung oleh injeksi modal dan penerbitan obligasi. Meskipun ada risiko yang melekat pada transisi bisnis besar ini, potensi pertumbuhan di sektor energi Indonesia dan posisi perusahaan yang baru sebagai entitas investasi dapat mendorong apresiasi nilai yang signifikan. Dengan kinerja keuangan yang membaik di Q3-2025 dan pertumbuhan aset yang kuat, PIPA berpotensi mencapai target harga 500 IDR dan mengungguli indeks dalam jangka panjang.

Gabung Newsletter kami — update rutin, ringkas, langsung ke email.

Login cepat dengan Google, bisa berhenti kapan saja.

Newsletter

Ada pertanyaan tentang data ini, apakah cocok untuk portofolio Anda atau apa risiko/peluang yang ada? Tanyakan kepada robot kami.

Informasi di situs web ini hanya untuk tujuan informasi. Ini bukan nasihat keuangan. Kami sangat menyarankan Anda membaca penafian lengkap kami sebelum menggunakan informasi apa pun di situs ini. Penggunaan Anda atas situs ini menandakan persetujuan Anda terhadap ketentuan tersebut.