ayo login

Analisis Saham AI Nomor 1 Indonesia. Keputusan Anda, Data Kami.

Orang sombong harus kaya

Harga Saat Ini: Rp 187
Target 1 Minggu: Rp 195
Target 1 Bulan: Rp 185
Target 1 Tahun: Rp 280
Sentimen Investing: Strong Sell
Sentimen Stockbit: Bearish

Apakah Anda ingin diberi notifikasi jika kami memiliki analisis baru, berita, atau rumor tentang saham ini? Klik di sini:

None (SMLE.JK) Analisis Saham

Diperbarui: tuesday 23 december 2025

Tip: mulai ketik nama perusahaan untuk melihat saran. Tekan Enter atau klik Buka untuk membuka halaman analisisnya.

Grafik Saham

Stock chart

Grafik Indeks

Index chart

Grafik Relatif

Relative chart

Ringkasan

PT Sinergi Multi Lestarindo Tbk (SMLE) bergerak dalam perdagangan bahan kimia khusus untuk industri makanan & minuman, perawatan diri, dan kimia industri di Indonesia. Perusahaan didirikan pada tahun 2013 dan terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Januari 2024. Secara fundamental, SMLE menghadapi tantangan, terutama dengan pencatatan rugi bersih sekitar Rp2,1 miliar pada kuartal III 2025, dibandingkan laba pada periode yang sama tahun 2024. Pendapatan juga melemah, sebagian besar disebabkan oleh kekalahan tender. Rasio utang terhadap ekuitas (DER) melebihi 1 (1,62x), menunjukkan tingkat utang yang relatif tinggi. Price to Book Value (PBV) sebesar 2,50x menunjukkan valuasi yang overvalued, dan rasio P/E negatif (-429,9x) mengkonfirmasi kerugian perusahaan. Namun, Altman Z-Score sebesar 5,23 mengindikasikan risiko kebangkrutan yang rendah. Meskipun menghadapi tekanan keuangan saat ini, manajemen menargetkan pemulihan bertahap pada tahun 2026 melalui efisiensi operasional dan fokus pada tender baru serta ekspansi ke ekspor nilam dan bisnis fragrance. Likuiditas saham relatif terbatas dan kepemilikan didominasi oleh pemegang saham pengendali.

Sentimen Stockbit

Bearish

Skor: 20

Sentimen di Stockbit untuk SMLE cenderung sepi hingga netral, dengan diskusi sesekali terkait rilis kinerja dan berita tender. Tidak terdeteksi euforia atau FOMO (Fear of Missing Out) yang signifikan. Mayoritas investor cenderung 'wait and see' atau berspekulasi 'bottom fishing'. Namun, tren sistem secara keseluruhan menunjukkan 'Bearish' (downtrend berkelanjutan), dengan harga berada di bawah rata-rata pergerakan utama dan terus membentuk posisi terendah baru. Risiko tinggi karena tren utama masih menurun, dan setiap kenaikan dianggap sebagai 'relief rally' yang berpotensi diikuti oleh distribusi lanjutan.

Sentimen Investing.com

Strong Sell

Skor: 10

Sentimen anggota Investing.com terhadap SMLE menunjukkan pandangan 'Bearish' hingga 'Bullish', yang mengindikasikan pandangan yang terbagi. Namun, analisis teknikal memberikan sinyal 'Strong Sell' secara keseluruhan, didukung oleh indikator seperti rata-rata bergerak yang juga menunjukkan sinyal 'Strong Sell' dari MA5 hingga MA200. Indeks Kekuatan Relatif (RSI) 14-hari berada di 28,150, menyiratkan sinyal Jual. Secara keseluruhan, indikator teknikal mayoritas menunjukkan sentimen negatif yang kuat.

Kinerja Tahun Lalu

Status: Outperformed

Berdasarkan data historis yang diberikan, harga penutupan saham SMLE naik dari 114 IDR menjadi 187 IDR, mencatatkan kenaikan sekitar 64,03% dalam setahun terakhir. Pada periode yang sama, indeks IHSG (diasumsikan dari data indeks yang diberikan) naik dari 7096.44 menjadi 8616.38, atau sekitar 21,42%. Dengan demikian, SMLE telah mengungguli kinerja indeks secara signifikan. Kinerja yang kuat ini sebagian besar didorong oleh kenaikan tajam harga saham yang memuncak di 426 IDR pada Oktober 2025, meskipun kemudian mengalami koreksi. Kenaikan awal mungkin didorong oleh euforia IPO pada Januari 2024. Namun, perlu dicatat bahwa perusahaan mencatat rugi bersih pada kuartal III 2025, yang menyebabkan koreksi harga saham dari puncaknya. Status Unusual Market Activity (UMA) oleh BEI pada September 2025 juga mencerminkan fluktuasi harga yang tidak biasa.

Outlook

1 Minggu

Target: 195

Vs Indeks: In-line

Dalam jangka satu minggu, SMLE diperkirakan akan bergerak sideways hingga sedikit melemah. Analisis teknikal menunjukkan bahwa area 185–195 adalah zona support potensial, namun tren mayor masih bearish. Potensi rebound jangka pendek dapat terjadi jika harga bertahan di atas 195, tetapi setiap kenaikan ke 210–220 kemungkinan hanya akan menjadi 'relief rally' yang diikuti oleh tekanan jual. Mengingat tren bearish yang berkelanjutan, kinerja diperkirakan akan sejalan dengan indeks, mungkin dengan sedikit volatilitas.

1 Bulan

Target: 185

Vs Indeks: Underperform

Untuk satu bulan ke depan, outlook SMLE cenderung bearish. Kurangnya volume perdagangan dan minimnya katalis korporasi besar dalam waktu dekat meningkatkan risiko pergerakan sideways atau penurunan berkelanjutan sebelum pemulihan yang nyata. Kerugian yang dicatat pada kuartal III 2025 juga masih membayangi. Oleh karena itu, SMLE diperkirakan akan berkinerja di bawah indeks, kemungkinan menguji level support yang lebih rendah.

1 Tahun

Target: 280

Vs Indeks: In-line

Prospek satu tahun SMLE menunjukkan potensi pemulihan moderat, meskipun dengan risiko tinggi. Manajemen menargetkan pemulihan bertahap pada tahun 2026 melalui efisiensi operasional, fokus pada tender baru, dan ekspansi ekspor. Jika strategi ini berhasil, ada potensi kenaikan harga saham dari level saat ini. Beberapa sumber menunjukkan 'fair value' yang lebih tinggi daripada harga saat ini, mengindikasikan potensi upside jika fundamental membaik. Namun, karena kinerja keuangan 2025 yang melemah, investor akan menuntut bukti pemulihan konkret. Oleh karena itu, kinerja SMLE diperkirakan akan sejalan dengan indeks, bergantung pada realisasi perbaikan fundamental.

Berita Terbaru

Hadapi Penurunan 2025, SMLE Andalkan Efisiensi dan Tender Baru (2025-12-15)

PT Sinergi Multi Lestarindo Tbk (SMLE) mencatat kerugian bersih pada kuartal III 2025, turun signifikan dari laba tahun sebelumnya. Manajemen mengakui penurunan ini disebabkan oleh kekalahan tender di sejumlah produk, namun optimis dapat memulihkan kinerja pada kuartal IV 2025 dan menargetkan pertumbuhan bertahap di tahun 2026 melalui efisiensi operasional dan fokus pada tender baru serta ekspansi ekspor. Berita ini berpotensi memberikan sentimen negatif jangka pendek namun prospek pemulihan jangka menengah.

Fluktuasi Terlihat Tak Biasa; Saham FUJI, BLUE, SMLE Masuk Radar Pengawasan BEI (2025-09-18)

Bursa Efek Indonesia (BEI) menetapkan status Unusual Market Activity (UMA) terhadap saham SMLE karena peningkatan harga yang tidak biasa. Meskipun UMA tidak selalu menunjukkan pelanggaran, hal ini mengindikasikan bahwa BEI sedang mencermati pola transaksi saham tersebut. Status UMA dapat menimbulkan ketidakpastian dan sentimen hati-hati dari investor, yang berpotensi menekan harga saham dalam jangka pendek.

Raih Restu Investor, Sinergi Multi (SMLE) Ubah Penggunaan Dana IPO (2024-12-02)

SMLE mendapatkan persetujuan investor untuk mengubah alokasi dana IPO. Sebagian besar dana akan dialokasikan untuk pembelian lahan dan pembangunan gudang, serta pengembangan lab penelitian & pengembangan, dengan sisa dana untuk modal kerja. Perubahan ini menunjukkan penyesuaian strategi perusahaan setelah IPO pada Januari 2024. Meskipun dapat dianggap positif untuk efisiensi jangka panjang, perubahan alokasi dana bisa menimbulkan pertanyaan tentang perencanaan awal dan dampaknya terhadap operasional di mata investor.

Financial Statements 3Q 2025 of SMLE by Indo Premier Sekuritas (2025-10-31)

Laporan keuangan kuartal III 2025 SMLE menunjukkan kinerja yang bearish. Hal ini diperkuat oleh analisis dari Indo Premier Sekuritas yang mengindikasikan pandangan negatif terhadap performa keuangan perusahaan. Berita ini berpotensi memberikan tekanan jual pada saham SMLE karena kekhawatiran terhadap profitabilitas.

Rumor

Fluktuasi Harga Saham Tidak Biasa (UMA) (2025-09-18)

Bursa Efek Indonesia (BEI) telah menetapkan status Unusual Market Activity (UMA) pada saham SMLE karena terjadi peningkatan harga yang tidak biasa. Meskipun bukan rumor dalam artian spekulasi, status UMA ini seringkali memicu spekulasi dan diskusi di media sosial mengenai alasan di balik fluktuasi harga yang signifikan. Hal ini dapat menyebabkan volatilitas lebih lanjut dan sentimen hati-hati di kalangan investor ritel.

Fokus Bisnis ke Perdagangan Bahan Baku Obat

Ada rumor bahwa Sinergi Multi (SMLE) akan menambah fokus bisnis ke perdagangan bahan baku obat. Diversifikasi ini berpotensi meningkatkan nilai saham SMLE ke depan, namun masih dalam tahap spekulasi. Jika terealisasi, ini bisa menjadi katalis positif jangka panjang bagi perusahaan.

Ikhtisar

Sekilas

Harga Saat Ini Rp. 187
Sentimen Investing.com Strong Sell 10 %
Sentimen Stockbit Bearish 20 %

Buffett Indicator

3.0/10

Warren Buffett cenderung berinvestasi pada bisnis yang dia pahami, memiliki keunggulan kompetitif yang jelas (moat), manajemen yang berkualitas, rekam jejak profitabilitas yang konsisten, dan diperdagangkan di bawah nilai intrinsiknya. Untuk SMLE, meskipun bisnis bahan kimia khusus dapat dipahami, perusahaan saat ini mencatat rugi bersih pada kuartal III 2025, memiliki rasio Price to Book Value (PBV) yang overvalued (2,50x), dan rasio utang terhadap ekuitas (DER) yang relatif tinggi (1,62x). Meskipun Altman Z-Score menunjukkan risiko kebangkrutan rendah, indikator profitabilitas yang negatif dan valuasi yang tinggi saat ini tidak sejalan dengan prinsip 'membeli bisnis bagus dengan harga wajar' ala Buffett. Selain itu, belum ada 'moat' yang sangat kuat atau keunggulan kompetitif yang unik yang secara eksplisit disebutkan yang akan menarik seorang investor nilai seperti Buffett. Oleh karena itu, Buffett kemungkinan besar tidak akan merekomendasikan pembelian saham ini pada kondisi saat ini.

Prospek Jangka Pendek

Target 1 Minggu
Rp. 195
Kinerja vs Indeks
In-line
Target 1 Bulan
Rp. 185
Kinerja vs Indeks
Underperform

Prospek 1 Tahun

Target
Rp. 280
Kinerja vs Indeks
In-line

Prospek satu tahun SMLE menunjukkan potensi pemulihan moderat, meskipun dengan risiko tinggi. Manajemen menargetkan pemulihan bertahap pada tahun 2026 melalui efisiensi operasional, fokus pada tender baru, dan ekspansi ekspor. Jika strategi ini berhasil, ada potensi kenaikan harga saham dari level saat ini. Beberapa sumber menunjukkan 'fair value' yang lebih tinggi daripada harga saat ini, mengindikasikan potensi upside jika fundamental membaik. Namun, karena kinerja keuangan 2025 yang melemah, investor akan menuntut bukti pemulihan konkret. Oleh karena itu, kinerja SMLE diperkirakan akan sejalan dengan indeks, bergantung pada realisasi perbaikan fundamental.

Gabung Newsletter kami — update rutin, ringkas, langsung ke email.

Login cepat dengan Google, bisa berhenti kapan saja.

Newsletter

Ada pertanyaan tentang data ini, apakah cocok untuk portofolio Anda atau apa risiko/peluang yang ada? Tanyakan kepada robot kami.

Informasi di situs web ini hanya untuk tujuan informasi. Ini bukan nasihat keuangan. Kami sangat menyarankan Anda membaca penafian lengkap kami sebelum menggunakan informasi apa pun di situs ini. Penggunaan Anda atas situs ini menandakan persetujuan Anda terhadap ketentuan tersebut.