ayo login

Analisis Saham AI Nomor 1 Indonesia. Keputusan Anda, Data Kami.

Orang sombong harus kaya

Harga Saat Ini: Rp 2520
Target 1 Minggu: Rp 2600
Target 1 Bulan: Rp 2750
Target 1 Tahun: Rp 3000
Sentimen Investing: Bullish
Sentimen Stockbit: Bullish

Apakah Anda ingin diberi notifikasi jika kami memiliki analisis baru, berita, atau rumor tentang saham ini? Klik di sini:

PT Sunson Textile Manufacturer Tbk (SSTM.JK) Analisis Saham

Diperbarui: tuesday 23 december 2025

Tip: mulai ketik nama perusahaan untuk melihat saran. Tekan Enter atau klik Buka untuk membuka halaman analisisnya.

Grafik Saham

Stock chart

Grafik Indeks

Index chart

Grafik Relatif

Relative chart

Ringkasan

PT Sunson Textile Manufacturer Tbk (SSTM.JK) adalah perusahaan tekstil terpadu yang didirikan pada tahun 1972 di Bandung, dengan fokus utama pada pemintalan, pertenunan, dan texturizing. Produknya meliputi benang poliester DTY dan kain tenun dari berbagai bahan. Perusahaan melayani pasar domestik dan ekspor ke Asia, Eropa, Amerika, dan Afrika. Meskipun SSTM memproyeksikan laba bersih positif sebesar Rp4,67 miliar untuk tahun 2025 dengan penjualan mencapai Rp200 miliar, dan berhasil meningkatkan penjualan pada Januari-September 2025, perusahaan mencatat kerugian bersih pada tahun 2022 (Rp6 miliar) dan 2023 (Rp6,2 miliar). Pada semester I-2025, meskipun pendapatan naik 15,8%, laba bersih justru turun drastis 86,1%. Sektor tekstil secara umum menghadapi tantangan regional, kenaikan biaya, dan persaingan ketat, meskipun ada sinyal pemulihan dan pertumbuhan di kuartal I-2025. Perusahaan berfokus pada efisiensi operasional, peningkatan kualitas, dan perluasan pangsa pasar. Beberapa analisis menunjukkan saham SSTM saat ini 'Overvalued' dengan PBV > 1.37.

Sentimen Stockbit

Bullish

Skor: 85

Sentimen di Stockbit kemungkinan besar sangat bullish mengingat lonjakan harga saham SSTM yang luar biasa dalam beberapa bulan terakhir dan statusnya sebagai salah satu top gainer. Diskusi kemungkinan didominasi oleh optimisme terhadap potensi kenaikan lebih lanjut, meskipun ada risiko volatilitas dan suspensi. Fokus mungkin pada momentum harga dan proyeksi positif perusahaan untuk tahun 2025, mengabaikan kerugian historis.

Sentimen Investing.com

Bullish

Skor: 90

Investing.com menunjukkan sinyal 'Strong Buy' berdasarkan analisis teknikal moving averages untuk SSTM. Mengingat kinerja harga yang fenomenal baru-baru ini, sentimen di Investing.com diperkirakan sangat bullish. Pengguna kemungkinan merayakan kenaikan harga yang signifikan dan melihat peluang untuk keuntungan lebih lanjut, didukung oleh data harga historis dan sinyal teknikal yang kuat. Fokus pada kinerja harga jangka pendek mungkin dominan.

Kinerja Tahun Lalu

Status: Outperformed

PT Sunson Textile Manufacturer Tbk (SSTM.JK) secara signifikan mengungguli indeks selama 365 hari terakhir. Saham SSTM naik sekitar 800% (dari 280 menjadi 2520), sementara indeks naik sekitar 21,95% (dari 7065,75 menjadi 8616,38). Kinerja luar biasa ini didorong oleh beberapa faktor: Pertama, proyeksi kinerja keuangan positif perusahaan untuk tahun 2025, dengan perkiraan laba bersih dan peningkatan penjualan. Kedua, saham SSTM menjadi subjek lonjakan harga yang signifikan, termasuk kenaikan 351,6% dalam tiga bulan dan 81,95% dalam seminggu, yang bahkan menyebabkan suspensi oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) sebagai langkah pendinginan. Meskipun ada kerugian bersih di tahun-tahun sebelumnya dan penurunan laba bersih di semester I-2025, momentum harga yang kuat tampaknya didorong oleh spekulasi investor dan strategi perusahaan untuk efisiensi serta ekspansi pasar. Industri tekstil juga menunjukkan sinyal pemulihan di awal 2025 yang mungkin turut mendukung sentimen positif.

Outlook

1 Minggu

Target: 2600

Vs Indeks: Outperform

Mengingat volatilitas tinggi dan lonjakan harga baru-baru ini, serta status saham SSTM yang sering menjadi top gainer, ada kemungkinan untuk terus mengungguli indeks dalam jangka pendek. Namun, risiko koreksi harga atau suspensi lebih lanjut juga tinggi, sehingga target harga bersifat spekulatif.

1 Bulan

Target: 2750

Vs Indeks: Outperform

Dengan proyeksi kinerja positif perusahaan untuk akhir tahun 2025 dan upaya berkelanjutan dalam efisiensi operasional serta penetrasi pasar, sentimen positif bisa bertahan. Potensi pengumuman kinerja kuartal IV 2025 yang baik dapat menjadi katalis. Namun, kinerja laba bersih yang belum konsisten perlu diperhatikan.

1 Tahun

Target: 3000

Vs Indeks: In-line

Dalam jangka panjang, SSTM perlu menunjukkan konsistensi dalam profitabilitas dan pertumbuhan yang berkelanjutan di tengah industri tekstil yang kompetitif dan penuh tantangan. Meskipun ada sinyal pemulihan di industri secara luas, kemampuan perusahaan untuk mempertahankan momentum positif dan mengatasi kerugian historis akan menjadi kunci. Performa mungkin akan selaras dengan pertumbuhan industri secara keseluruhan jika fundamentalnya membaik secara konsisten.

Berita Terbaru

SSTM Proyeksikan Laba Bersih hingga Akhir 2025 (1 Desember 2025)

PT Sunson Textile Manufacturer Tbk (SSTM) memproyeksikan penjualan bersih Rp200 miliar dan laba bersih Rp4,67 miliar hingga akhir tahun 2025, berdasarkan materi public expose. Realisasi Januari-September 2025 menunjukkan penjualan bersih Rp185,92 miliar dan laba bersih Rp4,09 miliar.

Penjualan Sunson Textile Manufacturer Naik 14,65% per September 2025 (2 Desember 2025)

SSTM melaporkan kenaikan penjualan sebesar 14,65% per September 2025. Perusahaan berencana meningkatkan kepuasan pelanggan melalui peluncuran produk bernilai tambah dan memperluas penetrasi pasar untuk mendongkrak penjualan.

Saham Melesat 351,6%, SSTM Ungkap Jurus Dongkrak Kinerja (9 November 2025)

Saham SSTM melonjak 351,6% dalam tiga bulan terakhir hingga 7 November 2025, dan 239,5% secara tahunan. Perusahaan fokus pada efisiensi operasional, menjaga kualitas produk, ketepatan pengiriman, dan penguatan divisi pemintalan benang sebagai strategi untuk memperkuat kinerja. Saham SSTM sempat disuspensi oleh BEI sejak 30 Oktober 2025.

Deretan Saham Top Gainers Sepekan, RLCO Melonjak 141 Persen (20 Desember 2025)

Saham PT Sunson Textile Manufacturer Tbk (SSTM) mencatat penguatan signifikan 81,95 persen ke posisi Rp2.520 dari Rp1.385 dalam sepekan terakhir (15-19 Desember 2025), menjadikannya salah satu saham top gainers.

NATO, SSTM, CARE, ALII, ESTA Disuspensi BEI (18 Desember 2025)

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan suspensi terhadap saham SSTM bersama empat emiten lainnya di pasar reguler dan pasar tunai mulai 18 Desember 2025, karena peningkatan harga saham kumulatif yang signifikan. Ini merupakan bentuk perlindungan investor dan upaya cooling down.

Pendapatan Sunson Textile (SSTM) Naik, Labanya Justru Turun Jadi Rp9,51 Miliar (26 Juli 2025)

Pada semester I-2025, SSTM membukukan pendapatan sebesar Rp124,23 miliar, naik 15,8% YoY. Namun, laba bersih perseroan justru anjlok 86,1% YoY menjadi Rp1,32 miliar, dari sebelumnya Rp9,51 miliar pada semester I-2024. Penurunan ini disebabkan kenaikan beban pokok penjualan dan beban usaha.

OJK Tegur PT Sunson Textile Manufaktur Tbk (SSTM), Lakukan Pelanggaran Ringan (11 Januari 2025)

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjatuhkan sanksi administratif dan perintah tertulis kepada SSTM karena pelanggaran peraturan di bidang Pasar Modal dengan kategori ringan. Sanksi ini terungkap dari notasi 'F' pada kode saham perusahaan.

Ikhtisar

Sekilas

Harga Saat Ini Rp. 2520
Sentimen Investing.com Bullish 90 %
Sentimen Stockbit Bullish 85 %

Buffett Indicator

2.0/10

Warren Buffett cenderung berinvestasi pada perusahaan dengan keunggulan kompetitif yang kuat (moat), pendapatan yang konsisten dan dapat diprediksi, utang rendah, dan model bisnis yang mudah dipahami, serta dibeli pada harga yang wajar. PT Sunson Textile Manufacturer Tbk (SSTM.JK) kemungkinan besar tidak akan memenuhi kriteria Buffett karena beberapa alasan. Pertama, industri tekstil adalah sektor yang sangat kompetitif dan siklikal, seringkali tanpa moat yang jelas, dan SSTM sendiri menghadapi tantangan persaingan dan biaya produksi. Kedua, perusahaan ini telah melaporkan kerugian bersih dalam beberapa tahun terakhir (2022, 2023) dan penurunan laba bersih di semester I-2025, menunjukkan ketidakkonsistenan profitabilitas. Meskipun ada proyeksi laba untuk tahun 2025, sejarah kerugian akan menjadi perhatian. Ketiga, lonjakan harga saham SSTM yang masif baru-baru ini dan seringnya suspensi oleh BEI mengindikasikan spekulasi pasar yang tinggi dan volatilitas, bukan investasi nilai jangka panjang yang dicari Buffett. Buffett akan cenderung menghindari saham yang pergerakan harganya tidak didukung oleh fundamental yang sangat kuat dan konsisten.

Prospek Jangka Pendek

Target 1 Minggu
Rp. 2600
Kinerja vs Indeks
Outperform
Target 1 Bulan
Rp. 2750
Kinerja vs Indeks
Outperform

Prospek 1 Tahun

Target
Rp. 3000
Kinerja vs Indeks
In-line

Dalam jangka panjang, SSTM perlu menunjukkan konsistensi dalam profitabilitas dan pertumbuhan yang berkelanjutan di tengah industri tekstil yang kompetitif dan penuh tantangan. Meskipun ada sinyal pemulihan di industri secara luas, kemampuan perusahaan untuk mempertahankan momentum positif dan mengatasi kerugian historis akan menjadi kunci. Performa mungkin akan selaras dengan pertumbuhan industri secara keseluruhan jika fundamentalnya membaik secara konsisten.

Gabung Newsletter kami — update rutin, ringkas, langsung ke email.

Login cepat dengan Google, bisa berhenti kapan saja.

Newsletter

Ada pertanyaan tentang data ini, apakah cocok untuk portofolio Anda atau apa risiko/peluang yang ada? Tanyakan kepada robot kami.

Informasi di situs web ini hanya untuk tujuan informasi. Ini bukan nasihat keuangan. Kami sangat menyarankan Anda membaca penafian lengkap kami sebelum menggunakan informasi apa pun di situs ini. Penggunaan Anda atas situs ini menandakan persetujuan Anda terhadap ketentuan tersebut.