ayo login

Analisis Saham AI Nomor 1 Indonesia. Keputusan Anda, Data Kami.

Orang sombong harus kaya

Harga Saat Ini: Rp 560
Target 1 Minggu: Rp 560
Target 1 Bulan: Rp 580
Target 1 Tahun: Rp 1000
Sentimen Investing: Bearish
Sentimen Stockbit: Mixed

Apakah Anda ingin diberi notifikasi jika kami memiliki analisis baru, berita, atau rumor tentang saham ini? Klik di sini:

PT Trans Power Marine Tbk (TPMA.JK) Analisis Saham

Diperbarui: tuesday 23 december 2025

Tip: mulai ketik nama perusahaan untuk melihat saran. Tekan Enter atau klik Buka untuk membuka halaman analisisnya.

Grafik Saham

Stock chart

Grafik Indeks

Index chart

Grafik Relatif

Relative chart

Ringkasan

PT Trans Power Marine Tbk (TPMA) adalah perusahaan pelayaran yang menyediakan solusi transportasi dan penanganan kargo curah, khususnya untuk sektor batu bara dan nikel di Indonesia dan Asia Tenggara. Perusahaan mengoperasikan armada yang terdiri dari tugboat, tongkang, dan crane barge. Secara fundamental, TPMA menunjukkan posisi keuangan yang sehat dengan rasio Debt to Assets sebesar 0,34 dan rasio Debt/Equity 77,26%. Laba bersih perusahaan tumbuh signifikan sebesar 33,49% pada tahun 2024 dibandingkan tahun sebelumnya, dan telah menunjukkan pertumbuhan laba dalam empat tahun terakhir. Perusahaan juga merupakan saham pembayar dividen dengan yield TTM 14,16% dan rasio pembayaran dividen 71,43%. TPMA aktif melakukan ekspansi armada dan membentuk perusahaan patungan untuk mendukung pertumbuhan di masa depan. Meskipun demikian, perusahaan menghadapi tantangan dari fluktuasi harga komoditas dan tekanan biaya operasional.

Sentimen Stockbit

Mixed

Skor: 70

Sentimen di Stockbit untuk TPMA cenderung campur aduk. Meskipun laporan laba bersih FY24 sedikit di bawah ekspektasi, perusahaan diproyeksikan memiliki potensi pertumbuhan laba bersih dua digit pada tahun 2024 dan 2025. Ekspansi armada dan operasi joint venture yang lebih cepat dari perkiraan menjadi sentimen positif, mengkompensasi sentimen harga batu bara dan nikel yang cenderung lemah. Potensi dividen yang atraktif juga menjadi daya tarik bagi investor. Namun, masih ada kekhawatiran terkait tekanan margin akibat inflasi biaya operasional.

Sentimen Investing.com

Bearish

Skor: 20

Analisis teknikal dari Investing.com menunjukkan sinyal 'Sangat Jual' untuk saham TPMA, baik dari indikator teknikal maupun moving average. Hal ini mengindikasikan sentimen bearish yang kuat dari perspektif analisis teknikal, menyiratkan bahwa saham ini mungkin sedang dalam tren turun atau berada di bawah tekanan jual yang signifikan.

Kinerja Tahun Lalu

Status: Underperformed

Selama 365 hari terakhir, harga saham TPMA mengalami penurunan sebesar -5,83% (dari Rp600 menjadi Rp565), sementara Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan peningkatan yang signifikan sebesar 21,42% (dari 7096,44 menjadi 8616,38). Ini menunjukkan bahwa TPMA secara substansial berkinerja lebih rendah dibandingkan dengan indeks pasar. Kinerja yang lesu ini terutama disebabkan oleh 'penurunan kinerja pada paruh pertama 2025' karena 'penyesuaian harga pengangkutan batubara' dan tekanan margin yang meningkat akibat inflasi biaya bahan bakar dan operasional pada Q3 2025. Meskipun TPMA berupaya melakukan ekspansi armada dan membentuk JV, sentimen pasar terhadap harga komoditas seperti batu bara dan nikel yang lemah turut menekan harga sahamnya.

Outlook

1 Minggu

Target: 560

Vs Indeks: In-line

Dalam satu minggu ke depan, harga saham TPMA diperkirakan akan bergerak sideways di sekitar harga saat ini. Sentimen teknikal yang bearish dari Investing.com mungkin membatasi kenaikan, namun fundamental perusahaan yang masih ekspansif dapat menahan penurunan signifikan dalam jangka pendek. Target harga sekitar Rp550-Rp570.

1 Bulan

Target: 580

Vs Indeks: In-line

Dalam satu bulan ke depan, TPMA mungkin akan menunjukkan sedikit penguatan seiring dengan berita ekspansi armada dan progres joint venture yang terus berjalan. Namun, kondisi industri yang masih soft dan pemulihan harga komoditas yang terbatas dapat membatasi kenaikan harga yang signifikan. Target harga sekitar Rp560-Rp580.

1 Tahun

Target: 1000

Vs Indeks: Outperform

Untuk satu tahun ke depan, PT Trans Power Marine Tbk memiliki potensi untuk mengungguli indeks, dengan target harga analis dari BCA Sekuritas sebesar Rp1.000 per saham. Proyeksi ini didukung oleh strategi ekspansi armada yang agresif, pertumbuhan laba bersih dua digit yang diantisipasi untuk tahun 2024 dan 2025, serta kontribusi dari perusahaan patungan yang baru dibentuk. Meskipun ada tantangan dari pemulihan harga batu bara yang terbatas dan ketidakpastian ekonomi global, fundamental bisnis yang kuat dan manajemen yang proaktif dalam mencari peluang baru (misalnya, jasa angkutan nikel) dapat mendorong kinerja saham.

Berita Terbaru

Trans Power Marine (TPMA) Lanjutkan Ekspansi Armada Meski Kinerja Lesu (10 Oktober 2025)

PT Trans Power Marine Tbk (TPMA) melanjutkan ekspansi armada dengan menerima delapan tug boat, sembilan tongkang, dan satu floating crane di tengah penurunan kinerja paruh pertama 2025. Perusahaan menargetkan pembelian 29 tongkang, 28 tug boat, dan satu floating crane tahun ini, dengan utilisasi kapal yang masih baik. Ekspansi ini dilakukan secara terukur sesuai kebutuhan pasar pertambangan, meskipun pendapatan melorot 8,23% YoY pada semester I-2025.

TPMA Bentuk JV dengan KKGI, Potensi Tambahan Laba Bersih ~7,6% (20 Desember 2024)

PT Trans Power Marine ($TPMA) bersama dengan Resources Alam Indonesia ($KKGI) mendirikan perusahaan patungan (JV) bernama PT Trans Bahtera Pioneer (TBP) dengan modal awal Rp51,5 miliar. TPMA akan memiliki 50% saham. TBP berencana menginvestasikan Rp200 miliar untuk membeli 6 set tugboat & barge pada tahun pertama (2025), dengan potensi hingga 20 set di masa mendatang. JV ini diproyeksikan memberikan tambahan laba bersih hingga 7,6% dari estimasi laba bersih FY25 TPMA.

Trans Power Marine Siapkan Rp80 Miliar dari Kas Internal untuk Pembelian Kembali Saham Perseroan (28 April 2025)

PT Trans Power Marine Tbk (TPMA) berencana melakukan pembelian kembali (buyback) saham senilai hingga Rp80 miliar atau maksimal 100 juta lembar saham (2,851% dari modal disetor), menggunakan dana internal per 31 Desember 2024. Tujuan buyback ini adalah untuk meningkatkan kepercayaan pemegang saham dengan menjaga harga saham agar mencerminkan kondisi fundamental perseroan, dan diyakini tidak akan berdampak negatif secara material terhadap likuiditas atau permodalan perusahaan.

TPMA FY24: Laba Bersih +28% YoY, Sedikit di Bawah Ekspektasi Stockbit (25 Maret 2025)

Trans Power Marine ($TPMA) mencatat laba bersih US$7,6 juta (+20,3% YoY) pada 4Q24, menjadikan total laba bersih FY24 sebesar US$25,2 juta (+28% YoY), sedikit di bawah ekspektasi Stockbit (96,5% dari estimasi FY24F). Meskipun pendapatan turun -7,1% YoY pada 4Q24, margin laba kotor meningkat karena penurunan beban langsung. Pertumbuhan laba bersih juga didorong oleh penurunan beban lain-lain.

Ikhtisar

Sekilas

Harga Saat Ini Rp. 560
Sentimen Investing.com Bearish 20 %
Sentimen Stockbit Mixed 70 %

Buffett Indicator

6.0/10

Warren Buffett cenderung berinvestasi pada bisnis yang mudah dipahami, memiliki keunggulan kompetitif yang kuat (moat), pendapatan yang dapat diprediksi, manajemen yang jujur dan kompeten, serta dibeli dengan harga yang wajar. TPMA bergerak di sektor transportasi laut untuk kargo curah (batu bara, nikel) yang merupakan bisnis yang relatif mudah dipahami. Perusahaan ini menunjukkan pertumbuhan pendapatan yang konsisten di tahun-tahun sebelumnya dan merupakan pembayar dividen yang murah hati, dengan valuasi P/E dan P/B yang menarik. Manajemen juga aktif dalam ekspansi armada dan inisiatif joint venture, menunjukkan upaya untuk memperkuat posisi pasar. Namun, ketergantungan pada harga komoditas yang volatil (batu bara dan nikel) serta tekanan margin baru-baru ini akibat biaya operasional dan penyesuaian tarif dapat mengurangi prediktabilitas pendapatan jangka panjang, yang merupakan kekhawatiran utama bagi Buffett. Oleh karena itu, meskipun ada aspek positif, ketidakpastian pasar komoditas membuat TPMA kurang memenuhi kriteria 'moat' dan 'prediktabilitas' yang sangat disukai Buffett dibandingkan dengan perusahaan konsumen atau teknologi yang stabil. Dengan demikian, Buffett mungkin tidak terlalu agresif dalam membeli saham ini, tetapi bisa mempertimbangkannya jika harga sangat menarik dan prospek jangka panjang di luar fluktuasi komoditas terlihat sangat kuat.

Prospek Jangka Pendek

Target 1 Minggu
Rp. 560
Kinerja vs Indeks
In-line
Target 1 Bulan
Rp. 580
Kinerja vs Indeks
In-line

Prospek 1 Tahun

Target
Rp. 1000
Kinerja vs Indeks
Outperform

Untuk satu tahun ke depan, PT Trans Power Marine Tbk memiliki potensi untuk mengungguli indeks, dengan target harga analis dari BCA Sekuritas sebesar Rp1.000 per saham. Proyeksi ini didukung oleh strategi ekspansi armada yang agresif, pertumbuhan laba bersih dua digit yang diantisipasi untuk tahun 2024 dan 2025, serta kontribusi dari perusahaan patungan yang baru dibentuk. Meskipun ada tantangan dari pemulihan harga batu bara yang terbatas dan ketidakpastian ekonomi global, fundamental bisnis yang kuat dan manajemen yang proaktif dalam mencari peluang baru (misalnya, jasa angkutan nikel) dapat mendorong kinerja saham.

Gabung Newsletter kami — update rutin, ringkas, langsung ke email.

Login cepat dengan Google, bisa berhenti kapan saja.

Newsletter

Ada pertanyaan tentang data ini, apakah cocok untuk portofolio Anda atau apa risiko/peluang yang ada? Tanyakan kepada robot kami.

Informasi di situs web ini hanya untuk tujuan informasi. Ini bukan nasihat keuangan. Kami sangat menyarankan Anda membaca penafian lengkap kami sebelum menggunakan informasi apa pun di situs ini. Penggunaan Anda atas situs ini menandakan persetujuan Anda terhadap ketentuan tersebut.